Walkot Jakpus yang Dicopot Anies karena Kerumunan Petamburan Kini Jadi Kabiro Organisasi-Reformasi Birokrasi DKI
Prosesi pelantikan pejabat Pemprov DKI, Selasa, 23 Februari (DOK. Humas Pemprov DKI)

Bagikan:

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengangkat Bayu Meghantara sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Provinsi DKI Jakarta.

Bayu Megantara merupakan mantan Wali Kota Jakarta Pusat. Anies mencopot Bayu pada bulan November 2020 akibat kasus kerumunan massa pendukung Muhammad Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Saat itu, Bayu dianggap telah lalai dan abai dengan tidak mematuhi arahan dan instruksi Anies. Sebenarnya Anies telah memberi arahan untuk mengantisipasi kegiatan yang berpotensi membuat kerumunan pada kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan di Petamburan pada 14 November. Namun, ditemukan bahwa di lapangan arahan tersebut tidak dilaksanakan dengan baik. 

Bayu dilantik oleh Anies bersama 12 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov DKI lainnya. Mereka dilantik di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

Dalam pelantikan tersebut, Anies mengatakan kepada para pejabat yang dilantik untuk segera melakukan penyesuaian. Mereka diminta segera melakukan inisiatif terhadap kebaruan saat menjalankan kebijakan. 

"Saat ini, kita harus memikirkan suatu kebaruan akan dibawakan di tempat yang baru, lalu siapkan langkah untuk benar-benar membawa kebaruan. Sejauh ini, ada tantangan yang tidak kecil dan itu sedang kita hadapi bersama sama," kata Anies, Selasa, 23 Februari.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut merupakan hasil uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta tahun 2021. 

Berikut adalah 13 pejabat yang dilantik Anies pada hari ini:

1. Julia Leli Kurniatri, sebagai Kepala Kantor Regional V BKN Jakarta

2. Sigit Wijatmoko, sebagai Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta

3. Afan Adriansyah Idris, sebagai Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta

4. Syaefuloh Hidayat, sebagai Inspektur Provinsi DKI Jakarta

5. Dhany Sukma, sebagai Wali Kota Jakarta Pusat

6. Ali Maulana Hakim, sebagai Wali Kota Jakarta Utara

7. Maria Qibtya, sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi DKI Jakarta

8. Yusmada Faizal, sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta

9. Premi Lasari, sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta

10. Chaidir, sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta

11. Juaini Yusuf, sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Utara

12. Bayu Meghantara, sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Provinsi DKI Jakarta

 

13. lin Mutmainnah, sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat