Bagikan:

JAKARTA - Presiden Urusan Agama pada Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Sheikh Dr. Abdulrahman Al-Sudais meluncurkan layanan robot dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan layanan kepada jamaah.

Diberi nama 'Robot Manarah', layanan tersebut ditujukan untuk menjawab pertanyaan jemaah di Masjidil Haram dalam berbagai bahasa.

Inisiatif ini sejalan dengan transformasi digital cerdas dan meningkatkan teknologi modern serta AI untuk memperkaya pengalaman para jamaah dan pengunjung, sekaligus menyampaikan pesan moderat dari Dua Masjid Suci kepada dunia dalam berbagai bahasa.

Dr. Al-Sudais menekankan, presidensi telah memberikan perhatian besar untuk meningkatkan dan memperluas lokasi yang ditunjuk untuk menjawab pertanyaan pengunjung di Dua Masjid Suci selama bulan suci Ramadan, dikutip dari SPA 7 Maret.

Lebih jauh Sheikh Sudais mencatat, hal ini bertujuan untuk menyediakan layanan keagamaan berstandar tinggi dan meningkatkan kualitasnya untuk mengakomodasi jutaan jamaah dan pengunjung.

Presiden Urusan Dua Masjid Suci itu menegaskan, robot tersebut berfungsi sebagai alat inovatif berbasis AI untuk memperkaya pengalaman pengunjung, yang merupakan model AI canggih dan mutakhir yang dirancang untuk menanggapi pertanyaan dari jamaah dan pengunjung Dua Masjid Suci.

Ia menyatakan, robot tersebut secara khusus dirancang untuk kepresidenan sebagai referensi cerdas yang didukung oleh AI untuk menjawab pertanyaan agama dan hukum melalui basis data yang komprehensif dan teregulasi.

Selain itu, Sheikh Sudais mengindikasikan robot tersebut menawarkan komunikasi langsung dengan ulama terkemuka melalui panggilan video jika pertanyaan tersebut tidak disimpan sebelumnya.