Bagikan:

JAKARTA – Kasus pembakaran manusia di Jembatan Jelambar, Penjaringan, Jakarta Utara menjadi bahan pembicaraan warga setempat. Korban dan pelaku, disebut saling mengenal. Bahkan tetangga korban dan orang tua korban mengatakan pelaku diduga orang yang pernah dekat dengan korban. Benarkah?

Pegadang kopi yang berjualan di dekat lokasi kejadian mengatakan bila pelaku diduga mantan suami korban. Pria yang akrab disapa Bewok itu menerangkan, penyebab pelaku membakar korban karena cemburu dengan pacar baru D, yakni S.

“Pelakunya teriak “mati kau” pas melempar (botol berisi bensin),” kata Bewok saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis, 5 Januari.

Bewok menuturkan pelaku setelah melakukan pelemparan itu, dia langsung melarikan diri sambil berjalan kaki.

“Dia lari, ke belakang. Teluk Gong,”ucapnya.

Bewok mengungkapkan jika dirinya bersama warga lain membantu korban saat jatuh ke kali, lalu ditarik oleh warga sekitar menggunakan tali.

"Sudah melepuh badannya," tutupnya.

Diketahui, korban inisial S (39) adalah sosok pria yang menjadi pacar baru D (38). Melihat kenyataan itu, pelaku yang diduga mantan suami D, cemburu hingga akhirnya nekat melempar botol isi bensin lalu disulut dengan api.

S tewas, sedangkan D mengalami luka berat.

Kapolsek Penjaringan Kompol M. Probandono Bobby Danuardi mengatakan ada sedikit kesulitan dalam mengungkap identitas pelaku. Sebab menurut Bobby, di lokasi kejadian tidak terdapat kamera pengawas atau CCTV.

“Masih dalam proses pengejaran. Tidak ada CCTV di lokasi (kejadian). Lokasinya di pinggir kali,” kata Bobby dalam pesan singkat, Kamis, 5 Januari.

Selain itu, untuk korban yang selamat belum dapat dimintai keterangan lantaran masih menjalani perawatan di rumah sakit.