Vaksin Booster Dosis Kedua untuk Lansia: Cara Mendaftar dan Jenis Vaksin COVID-19 yang Digunakan
Ilustrasi vaksin booster dosis kedua (Tubagus Andri Maulana-Unsplash)

Bagikan:

YOGYAKARTA – Kementerian Kesehatan telah mengizinkan pemberian vaksinasi booster COVID-19 dosis kedua atau suntikan keempat bagi warga berusia 60 tahun ke atas atau lanjut usia (lansia). Kebijakan vaksin booster dosis kedua tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia.

Kebijakan ini berlaku efektif sejak ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada tanggal 22 November 2022.

Juru Bicara COVID-19 Kementerian Kesehatan, M. Syahril mengatakan, pemberian vaksin booster kedua bertujuan untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap kelompok rentan, serta mengurangi tingkat keparahan, bahkan kematian akibat COVID-19.

Selain itu, kebijakan tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong Pemerintah Daerah dan fasyankes penyelenggara vaksinasi baik pemerintah maupun swasta untuk melakukan vaksinasi COVID-19 booster kedua bagi lansia.

Vaksin yang dapat digunakan untuk dosis booster kedua adalah vaksin yang telah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM dan rekomendasi ITAGI serta memperhatikan vaksin yang tersedia di masing-masing daerah.

“Adapun vaksinasi COVID-19 booster kedua untuk lansia, bisa diberikan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sejak booster pertama diberikan, sementara bagi lansia yang belum booster pertama segera dapatkan booster pertama, Kami menghimbau agar para lansia dipastikan vaksinasi primernya harus dilengkapi dulu” ujar Syahril, dikutip VOI dari laman Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan, Kamis, 24 November 2022.

Cara Mendaftar Vaksin Booster Dosis Kedua untuk Lansia

Ilustrasi vaksinasi booster untuk lansia
Ilustrasi vaksinasi booster untuk lansia (Antara)

 

Cara mendaftaar vaksinasi COVID-19 dosis keempat atau booster kedua untuk lansia bisa dilakukan lewat aplikasi PeduliLindungi. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Unduh aplikasi PeduliLindungi
  • Daftar akun
  • Masuk dengan akun yang baru saja Anda daftarkan
  • Pilih menu ‘Profil’.
  • Pilih ‘Status Baksinasi dan Hasil Tes COVID-19’.
  • Status dan jadwal vaksinasi booster dosis keempat akan muncul
  • Pilih meu ‘Riwayat dan Tiket Vaksin’ untuk mengecek tiket vaksin.

Jenis Vaksin Booster Dosis Kedua

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, jenis vaksin booster dosis kedua yang dipakai saat ini berdasarkan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan POM dan ITAGI, antara lain:

1. Untuk sasaran dengan vaksinasi booster pertama Sinovac akan diberikan:

  • Separuh dosis vaksin AstraZeneca (0,25 ml)
  • Dosis penuh vaksin Moderna (0,5 ml)
  • Dosis penuh vaksin Sinopharm (0,5 ml)
  • Dosis penuh vaksin Sinovac (0,5 ml)
  • Dosis penuh vaksin Indovac (0,5 ml)

2. Untuk sasaran dengan vaksinasi booster pertama AstraZeneca akan diberikan:

  • Sepasuh dosis vaksin Moderna (0,25 ml)
  • Separuh dosis vaksin Pfizer (0,15 ml)
  • Dosis penuh vaksin AstraZeneca (0,5 ml)

3. Untuk Sasaran dengan vaksin booster pertama Pfizer akan diberikan:

  • Dosis penuh vaksin Pfizer (0,3 ml)
  • Separuh dosis vaksin Moderna (0,25 ml)
  • Dosis penuh vaksin AstraZeneca (0,5 ml)

4. Untuk sasaran dengan vaksin booster pertama Moderna akan diberikan:

  • Separuh dosis vaksin Pfizer (0,15 ml)

5. Untuk sasaran dengan vaksin booster pertama Janseen (J&J) akan diberikan:

  • Dosis penuh vaksin J&J (0,5 ml)
  • Separuh dosis vaksin Moderna (0,25 ml)

6. Untuk sasaran dengan vaksin booster pertama Sinopharm akan diberikan:

  • Dosis penuh vaksin Sinopharm (0,5)
  • Dosis penuh vaksin Zivifax (0,5 ml)

7. Untuk sasaran dengan vaksin booster pertama Covovax akan diberikan

-  Dosis penuh vaksin Covovax (0,5 ml)

Demikian informasi soal vaksin booster dosis kedua untuk lansia. Semoga bermanfaat!