Gerard Pique Jadi Tumbal Barcelona Agar Bisa Daftarkan Pemain Anyar ke La Liga
Gerard Pique (FOTO/INSTAGRAM @3gerardpique)

Bagikan:

JAKARTA — Gerard Pique kemungkinan menerima pemotongan gaji lagi agar Barcelona bisa mendaftarkan nama-nama pemain pemain baru mereka ke La Liga Spanyol.

Klub asal Catalan itu sangat aktif di jendela transfer musim panas ini meskipun ada masalah keuangan. Mereka berhasil menambahkan Franck Kessie, Andreas Christensen, Raphinha, Robert Lewandowski, dan Jules Kounde, ke dalam skuad.

Namun, mereka terancam memainkan pekan pertama La Liga Sapnyol 2022/2023 melawan Rayo Vallecano pada di Camp Nou pada Minggu, 14 Agustus nanti, tanpa nama-nama anyar tersebut karena belum didaftarkan.

Agar bisa mendaftarkan Lewandowski dan pemain-pemain pendatang baru, Barcelona pun harus mengaktifkan tuas ekonomi keempat dan memotong gaji salah satu pemain mereka.

Untuk masalah pemotongan gaji, Gerard Pique disebut lagi-lagi akan kembali menjadi tumbal. Bek tersebut kemungkinan besar menyetujui kebijakan itu demi menyelamatkan klubnya.

Pasalnya, tuas ekonomi keempat dan pemotongan gaji Pique menjadi satu-satu jalan lapang bagi Barcelona untuk mendaftarkan lima pemain baru mereka tersebut.

Pique sendiri dikenal sosok yang cukup loyal dengan klub. Ia sebelumnya mengambil pemotongan gaji 'substansial' pada Agustus lalu untuk membantu Barcelona mendaftarkan Eric Garcia, Rey Manaj, dan Memphis Depay.

Pemain berusia 35 tahun itu memposting gambar pernyataan dari bank pada bulan Januari untuk membuktikan bahwa dia telah melakukan pemotongan gaji. Pasalnya, beberapa laporan di Spanyol menuduh Pique masih berpenghasilan hampir setengah juta pound per tahun.

Sebelumnya, Barcelona telah mengaktifkan tiga tuas ekonomi mereka. Tuas terakhir yang diaktifkan adalah menjual 25 persen saham dari Barca Studios ke Socios.com seharga 100 juta Euro pada Senin lalu.

Menurut laporan The Athletic, Barcelona akan mengaktifkan tuas ekonomi keempat dengan menjual saham Barca Studios hingga 49 persen. Sebelumnya, klub juga telah menjual 25 persen hak siar La Liga mereka ke perusahaan AS Six Street selama 25 tahun ke depan.

Demi menyehatkan keuangan, Barcelona pun dilaporkan memaksa sejumlah pemain untuk pergi. Salah satu yang ditekan agar meninggalkan Camp Nou adalah gelandang Frenkie de Jong.

Pemain internasional Belanda itu diinginkan oleh Manchester United dan Chelsea, tetapi sejauh ini ia lebih memilih bertahan di Camp Nou. Sementara itu, Martin Braithwaite juga menuntut kompensasi penuh untuk dua tahun terakhir kontraknya sebelum pergi.

Ini yang membuat penggemar Barcelona mencemooh pemain berusia 31 tahun itu selama pertandingan Joan Gamper Trophy melawan klub Meksiko Pumas UNAM pada Minggu kemarin.

Meski belum bisa mendaftarkan nama-nama baru, Blaugrana masih berniat belanja pemain di sisa jendela transfer musim panas ini. Dua nama yang dikaitkan dengan mereka Marcos Alonso dan Bernardo Silva.