Bagikan:

JAKARTA - Ajang Indonesia Open 2022 disambut antusias penonton. Tak sedikit pecinta bulu tangkis yang rela menempuh jarak jauh dan meluangkan waktu demi menonton langsung aksi atlet dunia di Istora Senayan, Jakarta.

Kejuaraan berlevel Super 1000 BWF kembali digelar di Istora setelah dua tahun vakum akibat pandemi. Kali ini gelaran sudah bisa dihadiri langsung penonton.

Izin bisa ditonton langsung penonton membuat pecinta bulu tangkis asal Bandung bernama Sinta, mau merogoh kocek untuk ke Jakarta. Ia berada di ibukota sejak Minggu, 12 Juni kemarin.

”Di Jakarta dari Minggu sampai besok sudah pulang. Besok nonton lagi setelah itu sore pulang,” kata Sinta yang mengidolakan pemain China, Hwang Zhi Yi saat ditemui di Istora pada Selasa, 14 Juni.

Sebelum menyaksikan Indonesia Open, Sinta sudah terlebih dahulu menonton pertandingan final Indonesia Masters. Ia sengaja menonton laga pamungkas karena ada acara farewell Greysia Polii yang pensiun dari bulu tangkis.

Setelah final Indonesia Masters, Sinta memilih bertahan di Jakarta untuk menghabiskan waktunya menonton Indonesia Open di dua hari pertama. Jarak tempuh Jakarta dan Bandung yang cukup jauh membuat dirinya mustahil untuk bolak balik.

Sinta mengatakan, setelah dua tahun pandemi yang membuat kejuaraan bergengsi seperti ini tidak bisa digelar dan dihadiri penonton membuat ia pun rela menyisihkan waktu untuk merasakan kembali atmosfer yang selama dua tahun tenggelam.

”Iya, karena sudah dua setengah tahun tidak ada kompetisi di sini jadi kangen banget. Jadi paksain aja, kapan lagi? Sudah kangen banget sama suasana Istora nonton langsung gitu,” katanya sambil menambahkan dirinya terakhir kali menonton Indonesia Masters 2019.

Di Indonesia Open tahun ini Indonesia total punya 20 wakil yang masuk undian utama. Beberapa di antaranya sudah gugur, seperti ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Sinta berharap agar wakil Indonesia bisa banyak yang mencapai final untuk tahun ini setelah tahun lalu gelar cuma dibawa pulang ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

”Semoga pemain Indonesia banyak yang masuk final. Kemarin [di Indonesia Masters 2022] 'kan cuman dua. Jadi semoga Indonesia Open lebih banyak,” ia berharap.