<i>Update</i> COVID-19 per 12 April: Kasus Baru 4.829, Akumulasi 1.571.824 Kasus
ILUSTRASI/ANTARA

Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis tambahan kasus positif COVID-19 terbaru per hari ini. Sebanyak 46.331 spesimen diperiksa dengan hasil ada 4.829 kasus positif COVID-19 baru.

"Total akumulasi kasus positif sejak COVID-19 ditemukan di Indonesia mencapai 1.571.824 orang dan kasus aktif turun menjadi 109.372 kasus," demikian dikutip dari data Kemenkes, Senin, 12 April.

Kasus sembuh pada hari ini bertambah 5.289 kasus, sehingga totalnya ada 1.419.796 orang sembuh. Kemudian, kasus konfirmasi positif yang meninggal bertambah 126 orang dan totalnya 42.656 orang.

Provinsi dengan kasus baru terbanyak berada di Jawa Barat dengan 1.470 kasus dan total 260.048 kasus. Disusul oleh Jawa Tengah yang miliki 737 kasus baru dengan total 174.457 kasus. DKI Jakarta miliki 692 kasus baru dan total 393.290 kasus. Lalu, Banten miliki 331 kasus baru dan total 45.333 kasus. 

Provinsi dengan kasus sembuh terbanyak hari ini dimiliki DKI Jakarta dengan pertambahan 1.357 kasus sembuh. Disusul oleh Jawa Tengah dengan pertambahan 1.262 kasus sembuh, Jawa Barat dengan pertambahan 352 kasus sembuh, dan DI Yogyakarta dengan pertambahan 265 kasus sembuh. 

Terdapat tiga provinsi yang melaporkan tak memiliki kasus baru pada hari ini. Provinsi yang melaporkan nihil kasus baru adalah Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara.

Selain itu, jumlah spesimen yang sudah diperiksa menggunakan RT-PCR, TCM, dan antigen mencapai 13.412.303.

"Hasil positif per jumlah spesimen yang diperiksa atau positivity rate minggu ini sebesar 16,49 persen," tulisnya.

Untuk jumlah orang yang diduga tertular COVID-19 atau yang saat ini dikategorikan sebagai kasus suspek, tercatat di angka 59.915 orang. Saat ini, 510 kabupaten/kota dari 34 provinsi telah memiliki kasus COVID-19. 

Hingga saat ini sudah 10.261.791 orang yang mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama dan 5.310.739 vaksinasi dosis kedua. Sementara, total sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 mencapai 40.349.051 orang.