Elon Musk Akui Salah Paham dengan Niat Apple Setelah Bertemu Tim Cook, Perang Berlanjut?
JAKARTA - Elon Musk pada Rabu, 30 November membuat cuitan di Twitter bahwa terdapat kesalahpahaman tentang Twitter yang berpotensi dihapus dari App Store milik Apple Inc. Hal ini diselesaikan setelah pertemuannya dengan Chief Executive pembuat iPhone itu, Tim Cook.
"Tim jelas bahwa Apple tidak pernah mempertimbangkan untuk melakukannya," kata miliarder CEO Twitter dan Tesla Inc itu dalam sebuah tweet.
Pada Senin, 28 November Musk telah menuduh Apple mengancam untuk memblokir Twitter dari toko aplikasinya tanpa mengatakan mengapa dalam serangkaian tweet yang juga mengatakan telah menghentikan iklan di platform media sosial.
Dia kemudian menandai akun Twitter Cook di tweet lain, menanyakan "apa yang terjadi di sini?"
Baca juga:
- Ericsson dan Qualcomm Bantu Telkomsel Uji Jaringan 5G Bebas Karbon
- Investor Mark Mobius Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke 10.000 Dolar AS, Waduh!
- Gemini Umumkan Dana Perusahaan ke Publik, Punya Aset Kripto Senilai Rp72 Triliun
- Tandatangani MoU, Hyundai dan SK On Sepakat Suplai Baterai EV ke Amerika Utara
Twitter dan Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar atas tweet terbaru Musk. Apple belum menanggapi secara terbuka tweet Musk sebelumnya.
Di antara daftar keluhan yang di-tweet oleh Musk pada Senin lalu adalah biaya hingga 30% yang dibebankan Apple kepada pengembang perangkat lunak untuk pembelian dalam aplikasi, saat Musk memposting meme yang menunjukkan bahwa dia bersedia "berperang" dengan Apple daripada membayar komisi.