Misi Polaris Dawn Ditunda Hingga Pertengahan Tahun 2024
Ilustrasi peluncuran misi Polaris Dawn ke orbit (foto: twitter @PolarisProgram)

Bagikan:

JAKARTA – Polaris Dawn, misi astronot Swasta yang didukung SpaceX, seharusnya meluncur pada April tahun ini. Namun, perjalanan luar angkasa itu harus diundur hingga pertengahan tahun ini.

Program Polaris, inisiatif penerbangan sipil yang mengerahkan misi Polaris Dawn, belum merilis jadwal penerbangan terbaru untuk misi luar angkasa tersebut. Namun, Polaris Dawn tidak akan meluncur sebelum musim panas.

“Kami sekarang menargetkan tidak lebih awal dari musim panas 2024 untuk peluncuran Polaris Dawn, yang pertama dari tiga penerbangan antariksa manusia Program Polaris,” tulis Program Polaris di platform X beberapa waktu lalu.

SpaceX dan Program Polaris sengaja memundurkan jadwal penerbangan untuk menyelesaikan beberapa kebutuhan yang belum selesai. SpaceX juga masih memeriksa sistem dan mesin dari pesawat ruang angkasa Dragon.

Dengan tambahan waktu ini, SpaceX ingin memastikan bahwa pesawat Dragon sudah siap untuk diterbangkan. Selain itu, para kru juga memperpanjang waktu Latihan mereka untuk mempersiapkan tujuan misi dari Polaris Dawn.

“Para kru secara aktif berlatih di Hawthorne untuk mempersiapkan tujuan misi ini, mulai dari perjalanan antariksa komersial pertama hingga pengujian internet Starlink di atas Dragon untuk mempersiapkan semua ilmu pengetahuan dan penelitian,” jelas Program Polaris.

Polaris Dawn merupakan misi pertama yang digerakkan oleh Program Polaris. Misi ini didanai oleh Jared Isaacman, seorang miliarder yang ikut serta dalam misi penerbangan ke luar angkasa. Misi ini mengincar orbit Bumi tertinggi yang belum pernah diterbangi.

Mereka berencana mencapai ketinggian 1.400 kilometer. Nantinya, keempat kru pesawat akan menghabiskan waktu selama lima hari di orbit untuk mengerjakan beberapa penelitian ilmiah yang bisa meningkatkan pemahaman tentang kesehatan manusia.

Keempat kru untuk misi Polaris Dawn adalah Komandan Misi Jared Isaacman, Pilot Misi Scott Poteet, Spesialis Misi Sarah Gillis, dan Spesialis Misi sekaligus Petugas Medis Anna Menon. Keempat kru ini akan membuka jalan untuk misi kedua Program Polaris.