NASA Kirimkan Rekaman Suara Planet Mars dari Robot Penjelajah Perseverance
Perseverance akan mendarat pada 18 Februari di permukaan Mars (Space)

Bagikan:

JAKARTA - Pada 18 Februari mendatang, robot penjelajah Perseverance milik NASA akan mendarat ke permukaan planet Mars, sejak diluncurkan pada 30 Juli 2020 lalu. Robot penjelajah Preseverance itu dilengkapi dengan sejumlah alat dan teknologi baru agar bisa melakukan eksplorasi di planet merah tersebut.

NASA membekali Perseverance dengan mikrofon yang disematkan dalam instrumen SuperCam-nya. Nantinya, NASA akan bisa merekam suara untuk penjelajahan alam planet Merah sebagaimana dikutip dari SlashgearKamis, 14 Januari

Ketika Perseverance menjangkau permukaan Mars pada bulan depan, ia akan segera mendarat di permukaan planet tersebut. Proses pendaratan akan ditangkap oleh mikrofon kedua yang disebut EDL (entry, descent, landing). NASA menyatakan bahwa mikrofon tersebut bagian dari percobaan. Perangkat tersebut merupakan mikrofon biasa yang dilengkapi dengan kisi khusus untuk mencegah masuknya debu.

Setelah mendarat, mikrofon SuperCam akan langsung bisa menangkap suara sekitar. Kejadian ini merupakan kejadian penting bagi umat manusia. Kemungkinan suara yang terdengar melalui tangkapan mikrofon tidak akan terdengar begitu jernih jika dibandingkan dengan pendengaran manusia yang turun langsung ke planet tersebut.

Penyebabnya berkaitan dengan kerapatan atmosfer, komposisi, dan temperatur planet Mars. Sebelumnya, alat seperti mikrofon belum pernah digunakan untuk eksplorasi planet.

Alat ini bisa memberikan pengalaman baru dalam melakukan penjelajahan dan bisa dimanfaatkan untuk mempelajari lingkungan Mars. Termasuk hal-hal baru, seperti mendengar suara-suara di sekitar planet tersebut.

Baptiste Chide selaku peneliti planet dari NASA mengatakan, “sungguh menakjubkan, semua pengetahuan yang bisa kita dapat dari instrumen sederhana seperti mikrofon di Mars... Merekam suara yang dapat didengar di Mars merupakan pengalaman unik.”

“Dengan mikrofon (yang dipasang di) Perseverance, kami akan menambahkan indra kelima dalam eksplorasi Mars. Hal ini akan membuka wilayah baru penyelidikan sains, baik untuk atmosfer maupun daratan,” tutup Chide.

Dikutip dari laman resmi NASA, tujuan utama dari misi Perseverance ini adalah untuk mencaritahu hal-hal terkait astrobiologi, termasuk penelusuran tanda-tanda kehidupan mikroba purba di Mars. Perseverance ini memiliki kemampuan untuk menandai geologi planet dan iklim di masa lalu.

Tidak hanya itu, ia juga digunakan untuk mengumpulkan dan menyimpan batuan dan regolith (pecahan batu dan debu) di Mars. Perseverance berfungsi untuk membuka jalan bagi penjelajahan manusia di planet Merah itu.