Volkswagen Akan Pasok Platform Terbuka EV ke Mahindra
Volkswagen pasok platform terbuka ke Mahindra. (foto: twitter @volkswagen).

Bagikan:

JAKARTA - Volkswagen AG dan Mahindra & Mahindra pada  Senin, 15 Agustus  memperluas kerja sama mereka dan menandatangani lembar kerja di mana pembuat mobil Jerman itu akan memasok komponen listrik ke rekan mereka di India.

Perjanjian tersebut mencakup komponen platform terbuka Volkswagen untuk kendaraan listrik (EV), yang disebut MEB, yang akan dipasok ke platform listrik baru Mahindra INGLO, kata perusahaan tersebut dalam keterangannya seperti dikutip Reuters.

“Platform INGLO, yang akan memberi daya pada semua EV Mahindra, menawarkan opsi mulai dari kapasitas baterai 60-80 kilowatt hour (kWh) dan pengisian cepat hingga 80% dalam waktu kurang dari 30 menit,” kata sumber di Mahindra, tanpa merinci kisaran harga EV.

Tata Motors, yang saat ini mendominasi pasar EV India, mengatakan baterai Nexon EV 40,5 kWh menawarkan jangkauan 437 kilometer.

Kerja sama ini bertujuan untuk volume lebih dari 1 juta kendaraan pada tahun 2030 dan mencakup peralatan lima kendaraan sport listrik (SUV) berdasarkan INGLO, kata perusahaan tersebut.

"Kemitraan ini tidak hanya menunjukkan bahwa bisnis platform kami sangat kompetitif, tetapi juga bahwa MEB berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu platform terbuka terkemuka untuk e-mobilitas," kata anggota dewan manajemen Volkswagen, Thomas Schmall, seperti dikutip Reuters.

Schmall menolak untuk memberikan angka pasti tetapi mengatakan bahwa perjanjian tersebut akan diterjemahkan ke dalam hasil operasi yang signifikan yang katanya akan sebanding dengan merek menengah dalam grup Volkswagen.

Volkswagen dan Mahindra pada  Mei lalu mengatakan mereka sedang menjajaki kemitraan dalam penyediaan komponen listrik, menjadikan Mahindra sebagai pelanggan besar kedua untuk platform MEB setelah Ford.

Mereka mengatakan pada saat itu, bahwa  mereka akan menyelesaikan kesepakatan tersebut pada akhir 2022.

Mahindra mengatakan mereka mengharapkan model listrik untuk membuat antara 20% dan 30% dari total penjualan SUV pada Maret 2027. Perusahaan menjual beberapa SUV mesin pembakaran paling populer di India, termasuk Scorpio dan Thar.