Pembaruan Perangkat Lunak Baru Tesla, Suspensi Mobil Bisa Sesuaikan Kondisi Jalanan
Fitur baru di suspensi Tesla, bisa deteksi kondisi jalanan. (foto: dok. pixabay)

Bagikan:

JAKARTA - Pembaruan perangkat lunak terbaru dari Tesla mencakup fitur yang terdengar keren yang dapat mencegah banyak kerusakan bagian bawah bodi mobil. Bahkan mungkin juga beberapa kerusakan pengemudi.

Menurut laporan Electrek, pembaruan (2022.20) akan memungkinkan kendaraan Tesla untuk memindai jalan lubang di depan dan menyesuaikan suspensi mobil untuk memperhitungkan jalan yang kasar tersebut.

Pemilik Tesla dapat mengaktifkan fitur baru dengan memilih "Comfort" di bawah pengaturan Adaptive Suspension Damping. Tetapi fitur baru ini mungkin tergantung di mana kendaraan yang dikemudikan. Artinya fitur ini mungkin tidak tersedia untuk setiap lubang dan retakan jalan.

"Penyesuaian ini dapat terjadi di berbagai lokasi, tergantung ketersediaan, karena kendaraan mengunduh data peta jalan kasar yang dihasilkan oleh mobil Tesla," demikian ditulis oleh Not a Tesla App.

Pembaruan perangkat lunak ini tidak berlaku untuk sistem Autopilot atau Full Self-Driving, yang berarti kendaraan tidak akan mencoba mengemudi atau menghindari kerusakan jalan yang ada.

Elon Musk mengatakan bahwa Tesla sedang mengerjakan sistem pencegahan menggunakan pelabelan 3D untuk membuat peta lubang. Akan tetapi tampaknya fitur itu masih dalam pengembangan.

Penyesuaian suspensi otomatis bukanlah hal yang patut dicemooh. Hal ini dapat mencegah banyak kerusakan kendaraan yang tidak dapat dihindari oleh pengemudi.

Pembaruan juga mencakup lonceng lampu hijau untuk membantu mengatasi gangguan pengemudi. Sering kali kita semua terjebak di belakang beberapa orang idiot yang lebih memperhatikan ponsel mereka daripada sinyal lalu lintas di depan.

Fitur baru ini dapat membantu menghilangkan insiden kemarahan di jalan, atau setidaknya mengurangi kemungkinan Anda akan dibujuk oleh pengendara yang menunggu di belakang Anda.

Electrek mencatat bahwa fitur lampu hijau hanya akan bekerja dengan kendaraan yang dilengkapi dengan komputer hardware 3.0, juga dikenal sebagai komputer self-driving.

"Lonceng ini hanya dirancang sebagai pemberitahuan," tambah catatan itu. "Adalah tanggung jawab pengemudi untuk mengamati lingkungan mereka dan membuat keputusan yang sesuai."