Bagikan:

JAKARTA - Peran Artificial Intelligence (AI) semakin krusial dalam industri otomotif, meningkatkan daya saing kendaraan dengan mengintegrasikan teknologi ini ke dalam mobil terbaru mereka. Salah satu pabrikan besar yang getol memanfaatkan AI adalah Stellantis, yang telah mengaplikasikan sistem ChatGPT sebagai fitur pada sejumlah merek kendaraannya dan yang terbaru adalah Peugeot.

Sebelumnya, perlu diketahui DS Automobiles milik Stellantis, adalah produsen Eropa pertama yang mengintegrasi sistem kecerdasan buatan ChatGPT ke dalam mobilnya.

Sementara untuk Peugeot menurut laman resmi Stellantis, dikutip Rabu, 10 Juli, sistem ChatGPT akan terintegrasi dalam i-Cockpit. Dengan mengucapkan "OK Peugeot", pengguna dapat mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban serta fitur inovatif lainnya dari ChatGPT. Teknologi ini telah diuji coba pada awal tahun ini dengan melibatkan lebih dari 10.000 pelanggan, dan sekarang menjadi fitur standar pada berbagai model Peugeot.

ChatGPT kini tersedia di beberapa model terbaru Peugeot, termasuk 208, 2008, 308 SW, 408, 508, 508 SW, Rifter, Traveller, Partner, dan Expert. Pada akhir tahun ini, sistem ini juga akan tersedia pada model 3008 dan 5008. Pemilik kendaraan dapat melakukan pembaruan secara over-the-air untuk mendapatkan teknologi ini tanpa perlu mengunjungi dealer.

Peugeot akan meluncurkan teknologi ini terlebih dahulu di pasar Eropa, mencakup Jerman, Austria, Spanyol, Prancis, Italia, Portugal, dan Inggris. Kemudian, sistem ini akan diperluas ke Denmark, Irlandia, Norwegia, Swedia, Swiss, Belgia, Belanda, Polandia, Luksemburg, dan Republik Ceko pada akhir Juli.

Baru-baru ini juga sistem serupa telah disediakan oleh Volkswagen Group dan hadir pada semua lini model VW, termasuk ID, Golf baru, Tiguan, dan Passat. ChatGPT dapat diintegrasikan melalui sistem suara IDA Volkswagen, menawarkan opsi yang jauh melampaui kontrol suara sebelumnya. Pengguna kini dapat berinteraksi dengan mobil dengan lebih mudah.

Selain itu, AI juga hadir pada kendaraan Volkswagen Group merek Audi sejak tahun 2021, diimplementasikan melalui Microsoft Azure OpenAI Service pada sistem infotainment. Pengemudi Audi dapat menggunakan kontrol suara yang ditingkatkan untuk mengoperasikan sistem infotainment, navigasi, AC, dan bahkan untuk mengajukan pertanyaan umum. Kemampuan untuk meminta informasi menggunakan bahasa alami membuat berkendara lebih aman, karena pengemudi tidak perlu mengalihkan pandangan dari jalan.

Audi juga telah meningkatkan asisten suara pada model dengan arsitektur E3 1.2 terbaru, seperti pada Q6 e-tron. Pengguna hanya perlu mengucapkan "Hai Audi" atau menggunakan tombol push-to-talk di setir kemudi untuk mengajukan pertanyaan.