Misteri Abadi Hilangnya Madeleine McCann dalam Sejarah Hari Ini, 3 Mei 2007
Madeleine McCann (Sumber: Commons Wikimedia)

Bagikan:

JAKARTA - Pada 3 Mei 2007, seorang anak bernama Madeleine McCann dari Rothley, Inggris, menghilang saat liburan bersama keluarganya di sebuah resor di Portugal. Hilangnya McCann mendorong pencarian internasional. Namun, McCann tak pernah ditemukan.

McCann menghilang kurang dari dua minggu sebelum ulang tahunnya yang keempat. Pada Mei 2007, orang tua Madeleine McCann, Gerry dan Kate McCann, membawa Madeleine McCann dan adik kembarnya yang berusia 2 tahun, Sean dan Amelie berlibur bersama sekelompok teman di resor Ocean Club di Praia da Luz.

Ocean Club adalah area wisata di sepanjang Pantai Algarve, Portugal. Pada 3 Mei 2007 malam, Gerry dan Kate McCann pergi bersama teman-temannya ke bar tapas di Ocean Club, meninggalkan Madeleine yang sedang tidur bersama adik-adiknya di apartemen keluarga di lantai dasar, yang terletak di dekat bar tapas.

Reaksi internasional

Mengutip History, keluarga McCann dan teman-teman mereka setuju memeriksa anak-anak setiap setengah jam. Sekitar jam 10 malam, Kate McCann pergi ke apartemen dan menemukan Madeleine McCann hilang.

Polisi Portugal awalnya percaya gadis kecil itu pergi dan akan segera ditemukan. Berdasar keyakinan itu, mereka tidak memberikan deskripsi anak yang hilang atau menggeledah mobil yang melintasi perbatasan Portugal-Spanyol, kurang dari dua jam dari Praia da Luz.

Hilangnya McCann memancing liputan media luas di Eropa dan sekitarnya. Bintang sepak bola Inggris, David Beckham menyampaikan harapan di televisi agar McCann kembali dengan selamat.

Penulis 'Harry Potter', J.K. Rowling menyumbang untuk membantu menemukan gadis kecil itu. Gerry dan Kate McCann, penganut Katolik yang taat, juga bertemu di Roma dengan Paus Benediktus, yang memberkati foto Madeleine.

Gerry dan Kate McCann

Pada 7 September 2007, pejabat Portugal menyebut Gerry dan Kate McCann --keduanya adalah dokter-- sebagai tersangka atas hilangnya putri mereka. Segera setelah itu pihak berwenang membocorkan kabar bahwa DNA Madeleine telah ditemukan di bagasi mobil yang disewa orang tuanya di Portugal hampir sebulan setelah dia menghilang.

Ada spekulasi bahwa keluarga McCann sengaja memberi obat penenang kepada anak-anak mereka hanya untuk menikmati jalan-jalan malamnya. Kebetulan Madeleine memiliki reaksi yang fatal terhadap dosis yang diterimanya.

Setelah itu, keluarga McCann memalsukan penculikannya dan menyembunyikan jasad Madeleine selama berminggu-minggu sebelum dipindahkan ke bagasi mobil sewaan mereka. Gerry dan Kate McCann menyebut teori ini konyol, terutama mengingat fakta bahwa mereka berada di bawah pengawasan media terus-menerus diikuti wartawan.

Kepala kepolisian setempat di Portugal belakangan mengakui bahwa tes DNA itu tidak meyakinkan. Pada Juli 2008, Gerry dan Kate McCann secara resmi dibebaskan oleh pejabat Portugal dari segala keterlibatan dalam hilangnya putri mereka.

Orang ketiga yang telah dianggap sebagai satu-satunya tersangka resmi dalam kasus ini, seorang pria Inggris yang tinggal di Portugal, juga dibebaskan. Selain itu, jaksa agung Portugal mengatakan tidak cukup bukti bagi polisi untuk melanjutkan penyelidikan mereka.

Keluarga McCann menyewa detektif swasta untuk terus mencari putri mereka dan melakukan tur publisitas ke seluruh Eropa dan AS untuk meningkatkan kesadaran tentang penderitaannya.

13 tahun pencarian pelaku

Pada Juni 2020, otoritas Jerman mengumumkan bahwa mereka memiliki tersangka yang bertanggung jawab atas hilangnya Madeleine McCann. Dia adalah Christian Brueckner, yang merupakan pelaku kejahatan seks dengan beberapa tuduhan sebelumnya.

"Dia benar-benar cocok dengan profil seseorang yang berpotensi menculik dan atau membunuh gadis kecil seperti Madeleine McCann," kata Mark Hofmann, seorang analis kriminal dan intelijen yang berbasis di Jerman.

"Ponselnya dilacak di TKP atau setidaknya di samping TKP pada malam Maddie menghilang," kata Hofmann. 

Penangkapan Brueckner diyakini menjadi kunci untuk menyelesaikan kasus dan akhirnya memecahkan misteri yang terjadi pada Madeleine McCann. "Saat Anda menyatukan hal-hal itulah Anda mendapatkan fokus yang jelas di mana teka-teki menjadi jauh lebih lengkap."

"Untuk pertama kalinya dalam 13 tahun, saya harus mengataka saya sebenarnya merasa di sini adalah tersangka yang dapat diyakini," tambah Jim Gamble, mantan kepala Pusat Eksploitasi Anak dan Perlindungan Online Inggris Raya.

Christian Bruckner sebelumnya dicurigai melakukan pemerkosaan terhadap Hazel Behan, wanita berusia 20 tahun, di apartemennya di Praia da Rocha di Algarve, 30 menit berkendara dari tempat Madeleine diculik. Bruckner juga pernah dipenjara di Jerman karena melakukan pemerkosaan seorang wanita berusia 71 tahun pada 2005.

Hilangnya Madeleine McCann juga diceritakan dalam film dokumenter yang diputar di Netflix, The Disappearance of Madeleine McCann, pada 15 Maret 2019. Film dokumenter tersebut tersmasuk wawancara terhadap Jim Gamble, mantan kepala Komando Eksploitasi Anak dan Perlindungan Daring, Alan Johnson, mantan menteri dalam negeri Inggris, dan Brian Kennedy, pengusaha Inggris yang mendukung keluarga McCann secara finansial.

*Baca Informasi lain soal SEJARAH DUNIA atau baca tulisan menarik lain dari Putri Ainur Islam.

 

SEJARAH HARI INI Lainnya