Bagikan:

JAKARTA – Dialog para calon presiden dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pekan lalu menjadi pembicaraan publik. Komentar warganet dalam merespons masing-masing Capres pun menarik untuk dianalisis.

Seperti diketahui, Kadin menggelar dialog bersama tiga Capres; Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo pada 11 dan 12 Januari 2024. Acara tersebut diselenggarakan di The Ballroom, Djakarta Theatre.

Acara dialog bersama tersebut digelar Kadin untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha dan publik terkait visi misi dan program ekonomi dari ketiga Capres.

“Pemilu tahun 2024 merupakan momentum penting bagi pelaku usaha, bisnis, dan investasi di Indonesia. Melalui dialog Capres bersama Kadin, dunia usaha menggarisbawahi pentingnya pelaksanaan transisi kepemimpinan yang damai,” kata Pelaksana Tugas Harian Ketua Umum Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi di Jakarta, dikuti Antara.

Konferensi pers Dialog Capres Bersama Kadin: Menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Rabu (10/1/2024). (Antara/Imamatul Silfia/am)

Adapun dialog Kadin bersama Capres dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama pada Kamis (11/1/2024) pukul 13.00-15.00 bersama Ganjar Pranowo. Di hari yang sama, dialog Kadin bersama Anies Baswedan digelar pukul 19.00-21.00. Terakhir, dialog Kadin bersama Prabowo Subianto digelar keesokan harinya pukul 09.00-11.00.

Dialog itu sendiri disiarkan secara langsung melalui saluran televisi nasional tvOne dan kanal YouTube tvOne.  Dalam unggahan live di kanal YouTube tercatat lebih dari 10 ribu komentar hadir di ketiga konten dialog antara Capres dan Kadin. Komentar warganet dalam merespons performa masing-masing Capres menarik untuk dianalisis.

Netray Media Monitoring (NMM) akan menganalisis respons warganet dalam menanggapi performa masing-masing Capres. Berikut analisis selengkapnya.

Anies Paling Populer

Secara statistik, video paparan Anies Baswedan menjadi yang paling populer, menghasilkan 1,6 juta impresi. Disusul video paparan Prabowo Subianto dengan total 726 impresi dan terakhir adalah Ganjar Pranowo dengan total 112 ribu impresi, terpaut cukup jauh dari video paparan Anies.

“Anies Baswedan unggul secara jumlah view dan like. Dialog bersama Anies yang secara durasi paling banyak, justru mendapat penayangan paling tinggi, yakni 1,6 juta dan disukai sebanyak 37,5 ribu,” demikian laporan Netray.

“Tapi jika melihat jumlah komentar, dialog bersama Prabowo paling banyak dikomentari, yaitu 11,9 ribu,” imbuhnya.

Sementara itu, video dialog Ganjar Pranowo secara statistik paling rendah, dengan total 110 ribu penayangan, 1.000 komentar, dan disukai 1.500 kali. Jumlah ini tentu saja sangat jauh dari perolehan impresi milik Anies dan Prabowo.

Top words di kolom komentar ketiga video dialog Capres  dengan Kadin. (Netray)

Yang menarik, melihat Top Words di setiap detail video, Anies paling banyak disebut di kolom komentar ketiga video Capres. Kata anies dan anis juga banyak ditemukan di konten Prabowo dan Ganjar. Padahal, di kolom komentar video Anies, kata ganjar dan prabowo tidak dominan.

“Di video dialog Anies, Anies disebut dalam komentar sebanyak 3.547 kali. Di video dialog Prabowo, Anies disebut sebanyak 1.786 kali dan di video dialog Ganjar, Anies disebut sebanyak 289 kali,” Netray melaporkan.

Melihat statistik tersebut, dapat disimpulkan bahwa komentar warganet di video dialog Prabowo dan Ganjar hampir sebagian besar turut menyebut nama Anies. Rupanya banyak komentar yang isinya membandingkan performa Prabowo maupun Ganjar dengan Anies. Sebagian besar dari mereka cenderung menyebut penampilan Anies lebih baik.

Perbandingan Respons Warganet

Video dialog Anies memiliki durasi paling panjang, yaitu 1 jam 54 menit 33 detik. Namun eks Gubernur DKI Jakarta itu menuai sentimen positif sebanyak 5,524 atau 56,6 persen. Kosakata cerdas mendominasi komentar warganet YouTube dalam video tersebut. Menurut catatan Netray, kata tersebut disebutkan sebanyak 529 kali. Ada 11 sesi dengan 9 sesi di antaranya tentang tanya jawab. Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan audience dijawab Anies secara lugas, maka tak heran banyak warganet yang memujinya sebagai sosok cerdas.

Video dialog bersama Prabowo berdurasi 1 jam 20 menit 31 detik menghasilkan 11.909 komentar. Namun di video ini didominasi komentar negatif, dengan total 5.345 atau 45 persen di antaranya komentar bersentimen negatif sedangkan 3,870 atau 33 persen adalah komentar bersentimen positif.

Perbandingan statistik video paparan dialog calon presiden dengan Kadin. (Netray)

Warganet membanding-bandingkan penampilan Prabowo dengan Anies. Menurut mereka, jawaban dari Anies lebih mudah dimengerti dibandingkan Prabowo. Bahkan banyak warganet mengaku kini menjadi pendukung Anies setelah mendukung Prabowo pada pilpres sebelumnya.

Tapi bukan berarti sama sekali tidak ada komentar positif untuk Capres nomor urut dua ini. Komentar tersebut berisikan pernyataan jika ia tidak membutuhkan presiden yang pandai berkata-kata, namun konsisten dengan gagasan yang realistis dan bukan janji.

Sesi dialog bersama Ganjar Pranowo menjadi sesi yang paling singkat durasinya dibanding Capres lain, yaitu hanya 53 menit 5 detik. Video ini menghasilkan 1.048 komentar dengan rincian 399 atau 38 persen bersentimen positif dan 402 atau 38,4 persen bersentimen negatif. Seperti halnya dengan video dialog Prabowo, warganet juga membandingkan Ganjar dengan Anies.

“Namun, penilaian warganet terhadap penampilan Ganjar masih lebih baik dibandingkan dengan Prabowo,” tulis Netray.

Menurut warganet, jawaban yang dipaparkan oleh Capres yang diusung PDIP ini lebih masuk akal sehingga komentar bersentimen positif juga masih banyak ditemukan dalam dialog bersama Ganjar.