Bagikan:

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut minggu ini positivity rate COVID-19 di Indonesia sudah berada di bawah 10 persen, tepatnya 8,1 persen. Positivity rate adalah persentase kasus positif dari jumlah spesimen yang diperiksa.

"Ini adalah hasil kerja kita semua karena positivity rate menggambarkan situasi yang ada di masyarakat, ini cermin," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 17 Agustus.

Anies menuturkan, penurunan positivity rate DKI saat ini semakin mendekati angka ideal yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Diketahui, WHO menetapkan ambang batas aman positivity rate sebesar 5 persen.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengungkapkan, kondisi positivity rate saat ini menunjukkan angka penularan kasus COVID-19 di lapangan yang semakin berkurang.

"Jadi, saya mengharapkan kepada kita semua, mari kita teruskan perjuangan ini, sehingga angka positivitu rate kita kembali masuk batas aman dengan berada di bawah 5 persen," ungkap Anies.

Ia lantas meminta warganya untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Anies juga meninta warga untuk mengikuti pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

"Mari kita tuntaskan vaksinasi karena vaksinasi ini membantu mengurangi tingkat keparahan bila sampai terpapar. Dengan vaknasi itu, kita melindungi diri sendiri, melindungi keluarga," jelas dia.

Diketahui, per tanggal 16 Agustus, terjadi penambahan 513 kasus positif dan akumulasinya mencapai 840.955 kasus. Kasus aktif sampai saat ini sebanyak 9.205 orang.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 818.700 dengan tingkat kesembuhan 97,4 persen, dan total 13.050 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.