Pemkot Semarang akan Sewa Hotel Jadi Tempat Karantina COVID-19
ILUSTRASI/PIXABAY

Bagikan:

SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang berencana menyewa hotel sebagai tempat karantina pasien COVID-19 untuk menambah kapasitas tempat tidur sebagai ruang isolasi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di ibu kota Jawa Tengah ini mengalami peningkatan.

Dia menyebut sekitar 45 persen dari total pasien yang dirawat di berbagai rumah sakit dan tempat karantina, berasal dari luar Kota Semarang.

"Ini sebagai langkah cadangan jika ketersediaan tempat tidur sudah penuh," katanya dikutip Antara, Kamis, 10 Juni.

Rencana tersebut, kata Hendi, sapaan Hendrar Prihadi, sudah dikomunikasikan dengan sejumlah pengelola hotel.

Namun, lanjut dia, angka kasus COVID-19 diharapkan bisa turun dalam satu hingga dua pekan ke depan sehingga rencana tersebut tidak perlu dijalankan.

Berdasarkan data laman siagacorona.semarangkota.go.id hingga Kamis, pukul 22.00 WIB, jumlah pasien positif COVID tercatat mencapai 1.123 orang.

Dari jumlah itu, 612 pasien berasal dari Kota Semarang, 517 orang sisanya berasal dari luar ibu kota Jawa Tengah ini. Jumlah penderita COVID-19 yang meninggal dunia tercatat mencapai 3.122 orang.