Bagikan:

JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi menunjuk Imam dan Khatib senior Masjid Nabawi Sheikh Ali Al-Hudhaifi untuk menyampaikan khutbah dalam puncak Ibadah Haji, Wukuf Arafah, tahun ini yang digelar pada Hari Selasa.

Presidensi Umum Urusan Agama pada Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengumumkan penunjukan tersebut, dengan khutbah akan disampaikan dari Masjid Namirah di Arafah pada 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau 26 Mei 2026, seperti melansir Saudi News (25/5).

Lahir pada 22 Mei 1947 di Provinsi Makkah, Arab Saudi, Sheikh Ali Al-Hudhaifi dianggap sebagai salah satu qari Al-Quran dan ulama Islam yang paling dihormati di dunia Muslim.

Dikutip dari Daily Sun, Sheikh Ali lulus dalam bidang Syariah dari Universitas Islam Imam Muhammad Ibn Saud dan kemudian memperoleh gelar master dan doktor dalam Hukum Islam dari Universitas Al-Azhar.

Sejak tahun 1979 Sheikh Ali telah melayani sebagai Imam dan Khatib Masjid Nabawi. Ia juga memimpin shalat Tarawih di Masjidil Haram pada tahun 1981 dan melayani sebagai Khatib di Masjid Quba.

Sementara itu, Presidensi Umum Urusan Agama pada Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengatakan khutbah Arafah tahun ini akan diterjemahkan ke dalam 35 bahasa dan disiarkan melalui platform digital dan saluran afiliasi untuk menjangkau umat Muslim di seluruh dunia.

Kepala Presidensi Sheikh Abdurrahan As-Sudais mengatakan, inisiatif ini bertujuan untuk mengkomunikasikan pesan Islam tentang moderasi dan memastikan bahwa umat Muslim yang tidak berbahasa Arab dapat memperoleh manfaat dari tema spiritual dan kemanusiaan khutbah tersebut, dikutip dari Gulf News.

Dijelaskannya, penerjemahan ini mencerminkan komitmen Arab Saudi untuk melayani Islam dan umat Muslim serta menyoroti upaya kerajaan untuk meningkatkan layanan bagi para jamaah melalui teknologi modern dan platform komunikasi digital.

Ditambahkannya, presidensi telah mengerahkan tim teknis, media dan penerjemahan khusus untuk memastikan khutbah tersebut menjangkau khalayak global seluas mungkin dengan standar profesional dan teknis yang tinggi.

Selain Inggris, khutbah tahun ini antara lain akan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, Prancis, Urdu, Turki, Persia, Spanyol, Mandarin, Rusia, Bengali, Hindi, Melayu, Swahili, Somali, Pashto, Punjabi, Tamil, Jerman, Italia, Swedia, Uzbekistan hingga Nepal.