Bagikan:

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mendukung dirinya menjadi Gubernur DKI meski berasal dari PDI Perjuangan (PDIP).

Di mana, dalam kepemimpinan Prabowo sebagai kepala negara saat ini, posisi PDIP tak masuk dalam kabinet dan berada di luar pemerintahan. Menurut Pramono, dukungan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah tak berurusan dengan partai politik.

"Kalau sudah jadi gubernur, itu sudah enggak ada urusan dengan urusan kepartaian," kata Pramono di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Januari.

Sebagai kepala daerah, Pramono mengaku harus bisa bekerja sama dengan pemerintah pusat dalam mengurus tata kelola pemerintahan di Jakarta hingga masa jabatannya berakhir.

Lagipula, kerja sama atau koordinasi di lintas instansi pemerintahan telah dilalui Pramono selama puluhan tahun, mulai dari pengalamannya sebagai anggota parlemen hingga Sekretaris Kabinet.

"Apalagi saya 25 tahun ada di pemerintah pusat, sehingga dengan demikian pasti saya juga akan bekerja sungguh-sungguh untuk itu," ujar Pramono.

"Alhamdulillah selama ini hampir semua program yang ada di Pemerintah DKI Jakarta mendapatkan support sepenuhnya dari pemerintah pusat," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa upaya persatuan nasional tidak dibatasi dengan pilihan partai politik bergabung ke dalam pemerintahan atau tidak. Menurut dia, kebersamaan tetap bisa dibangun meski terdapat perbedaan posisi politik, termasuk keberadaan partai di luar pemerintahan.

“Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama," tutur Prabowo.

Prabowo menekankan bahwa persatuan yang dimaksud bukanlah penyeragaman sikap politik. ia juga menyinggung relasi politiknya dengan PDI Perjuangan. Menurut dia, meski PDIP berada di luar pemerintahan, Prabowo mengaku tetap mendukung Pramono yang diusung PDIP dalam Pilkada 2024.

"Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI-P boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul," ungkap Prabowo.