JAKARTA - Wakapolres Cilegon, Kompol Arief Nazarudin mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan rangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif peristiwa tewasnya bocah 9 tahun berinisial E, di Perumahan BBS 3, Cilegon, Banten, pada Selasa, 16 Desember 2025.
Menurutnya, penyelidikan yang masih berlangsung ini melibatkan tim gabungan dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Banten
“Masih dalam proses tahap penyelidikan oleh penyelidik Satreskrim Polres Cilegon bersama Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Banten,” kata Arief saat dikonfirmasi VOI, Rabu 16 Desember 2025.
Selain itu, mengenai jumlah saksi yang telah diperiksa, Arief menyebut pihaknya masih fokus mencari dan mengumpulkan petunjuk terkait peristiwa tersebut.
“Saat ini kami masih melaksanakan tahap mencari dan mengumpulkan petunjuk peristiwa,” ujarnya.
Sehingga belum dapat diketahui lebih lanjut kronologi kejadian maupun identitas terduga pelaku. Pasalnya, proses penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap secara terang peristiwa yang merenggut nyawa korban.
BACA JUGA:
Seorang anak berusia 9 tahun tewas akibat senjata tajam di Perumahan BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, pada Selasa, 16 Desember 2025. Diduga kuat, kasus itu terkait dengan aksi perampokan. Namun hingga saat ini, pihak kepolisian belum memastikan.
Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif kejadian.