JAKARTA - Militer Ukraina mengatakan pada Selasa malam, mereka menyerang sebuah pabrik kimia di wilayah Bryansk, Rusia selatan, yang digambarkan vital bagi upaya perang Moskow.
Serangan tersebut dilakukan dengan menggunakan rudal-rudal Storm Shadow buatan Prancis-Inggris yang diluncurkan dari udara.
"Serangan gabungan rudal dan udara besar-besaran telah dilakukan, termasuk rudal Storm Shadow yang diluncurkan dari udara yang menembus sistem pertahanan udara Rusia," kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina dalam pernyataan di aplikasi perpesanan Telegram, melansir Reuters 22 Oktober.
"Hasil serangan sedang dievaluasi," tandas militer Ukraina.
Mereka menggambarkan pabrik tersebut sebagai "fasilitas utama" yang memproduksi mesiu, bahan peledak, dan bahan bakar roket.
Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.
Terpisah, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam unggahan di Telegram pada Selasa malam, dalam waktu empat jam pada sore hari, unit pertahanan udaranya menghancurkan 57 pesawat nirawak Ukraina di wilayah Bryansk.
Kementerian Pertahanan jarang melaporkan kerusakan yang ditimbulkan oleh Ukraina dalam perang yang dimulai Rusia dengan invasi besar-besarannya pada Februari 2022.
BACA JUGA:
Sementara Gubernur Wilayah Bryansk Alexander Bogomaz mengatakan dalam unggahan di Telegram, Ukraina menyerang wilayah tersebut dengan drone dan rudal pada Selasa sore.
Ia menambahkan, tidak ada yang terluka dalam serangan itu dan tidak ada kerusakan yang dilaporkan.