Bagikan:

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Timur menggelar patroli cipta kondisi (Cipkon) dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dala skala besar. Operasi ini bertujuan menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut.

Adapun kasus yang diantisipasi antara lain tindak begal hingga tawuran remaja yang kerap terjadi di beberapa wilayah.

"Kegiatan patroli cipta kondisi ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat pada malam hingga dini hari," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur Ipda Jery di Jakarta, mengutip ANTARA pada Minggu, 24 Mei.

Patroli dilakukan pada Sabtu (23/5) malam hingga Minggu dini hari.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), begal, tawuran remaja, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

Patroli dimulai dengan apel kesiapan yang digelar pada pukul 23.00 WIB di halaman Polres Metro Jakarta Timur.

Apel dipimpin Kabag Ops Polres Metro Jakarta Timur AKBP M. Agung Julianto didampingi para perwira pendamping dengan melibatkan sebanyak 78 personel gabungan.

Usai apel, personel langsung bergerak melakukan patroli dan siaga di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan antara lain kawasan depan Mal Basura Jatinegara, Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT) Jalan Pahlawan Revolusi, Yayasan Al-Falah Klender, hingga Posko Terpadu Jaga Ibukota di kawasan Kebon Singkong, Duren Sawit.

Selain melakukan pemantauan di titik rawan, petugas juga menyisir sejumlah ruas jalan utama di Jakarta Timur.

Rute patroli meliputi kawasan Jatinegara, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pahlawan Revolusi, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Bekasi Timur Raya, hingga kembali ke Markas Komando Polres Metro Jakarta Timur.

"Tentunya ini untuk menekan angka kriminalitas jalanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari," ujar Jery.

Menurutnya, patroli skala besar juga menjadi bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat guna mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Dengan adanya patroli rutin dan peningkatan pengawasan di titik rawan, Jery berharap situasi keamanan di wilayah Jakarta Timur tetap kondusif.

Dalam kegiatan tersebut, petugas turut melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat yang masih berlangsung pada malam hari, termasuk memonitor kelompok remaja yang berpotensi melakukan tawuran maupun aksi balap liar.

Polres Metro Jakarta Timur juga mengimbau masyarakat agar ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya tindak kriminalitas atau gangguan kamtibmas di sekitar tempat tinggal.

Warga dapat menghubungi Layanan Polri 110 yang siaga selama 24 jam untuk menerima pengaduan maupun laporan darurat terkait situasi keamanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur.

Adapun Patroli Cipkon dan KRYD sendiri merupakan kegiatan rutin kepolisian yang terus ditingkatkan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan, terutama pada akhir pekan yang dinilai memiliki potensi kerawanan lebih tinggi dibanding hari biasa.