Bagikan:

JAKARTA – Hingga siang ini, Minggu 31 Maret, tim penjinak bahan peledak atau Jihandak dari Zen TNI AD masih melakukan penyisiran ke rumah warga. Mereka mencari serpihan-serpihan bahan peledak yang sekiranya terlempar akibat ledakan dan terjatuh di rumah warga.

“Beberapa anggota TNI sejak pagi sampai siang ini masih menelusuri jalan-jalan dan semak-semak, mereka mencari serpihan bahan peledak yang terlempar.” Kata Ahmad, sumber VOI saat dihubungi.

Meski api sudah padam, dan dikatakan aman oleh petugas berwenang, namun warga masih merasakan kekhawatiran. Mereka takut terjadi ledakan susulan.

“Dari pagi warga banyak mengambil barang-barang yang bisa dievakuasi, seperti baju, obat, kendaraan. Mereka meninggalkan rumah demi keamanan. Khawatir ada ledakan susulan. Kita warga sipil khawatir, pagi tim jihandak datang untuk menelusuri serpihan, longsongan peluru atau granat, ke semak-semak ditemukan granat aktif.” ujar Ahmad.

Masih kata Ahmad, bahwa warga yang menggunakan drone untuk memantau situasi dari atas rumahnya. Dan tak hanya itu, petugas PJU menggunakan mobil khusus untuk memantau apakah di atap rumah warga terdapat bahan peledak yang terlempar.

“Ada warga di atap rumah menggunakan drone, untuk melihat situasi. Juga ada petugas PJU didampingi warga mengecek genteng rumah, apa ada serpihan di genteng. Ternyata ada. Bahkan mereka juga melihat genteng pecah.” terangnya.

Hingga saat ini permukiman warga di sekitar gudang masih ditutup dan dijaga oleh anggota TNI.

“Area permukiman warga ditutup sampai saat ini, karena masih melakukan sterilisasi di rumah-rumah warga. Dijaga oleh anggota TNI.” ungkapnya.