Bagikan:

JAKARTA - Seorang wanita berasal Tangerang Selatan (Tangsel) bernama Nadya Az Zahra harus mengalami pil pahit. Pasalnya sepeda motornya yang didapat dari hasil menabungnya selama 1 tahun telah dicuri oleh pria yang dikenalnya dari aplikasi kencan.

Kejadian itu berawal dari Nadya perjanjian pertemuan dengan Evan di Bintaro Plaza, Pondok Aren, Tangerang Selatan, 11 Januari, malem.

"4 hari yang lalu saya sudah buat janji, untuk ketemu, jadi ketemunya itu saya di Bintaro Plaza sama dia," kata Nadya, Minggu, 14 Januari.

Setelah keduanya bertemu, pekaku mengajak Nadya untuk berpindah tempat ke Blok M Square. Saat itu keduanya berangkat menggunakan sepeda motor Honda Beat milik Nadya.

“Saya mengizinkan dia yang mengendarai motornya, karena saya masih positif belum kepikiran apa-apa,” ucapnya.

Setibanya di Blok M Square, Nadya mengusulkan untuk menonton bioskop. Namun ketika ingin memasuki studio bioskop, Nadya sempat menitipkan tasnya ke Evan. Karena dirinya akan mengganti pembalut.

Setelah itu, keduanya pun masuk dan mulai menonton film. Selang 30 menit menonton film, Evan mengatakan kepada Nadya untuk pergi ke toilet. Ketika itu, kunci sepeda motornya masih di tangan pelaku.

"Saya masih belum ada prasangka buruk gitu, belum sama sekali mikir kalau dia itu akan nyuri motor saya. 10 menit setelah saya bertanya, ternyata dia langsung ke luar," katanya.

Nadya mengatakan, sepanjang perjalanan film diputar hingga selesai, Evan belum juga kembali.

Hatinya pun mulai gusar, setelah melihat jam di handphone ternyata mulai larut malam. Terlebih, Evan tak dapat dihubungi sama sekali.

Nadya akhirnya berinisiatif untuk meminta bantuan sekuriti, melihat rekaman CCTV. Tujuannya untuk mencari petunjuk Evan.

"Tapi katanya saya disuruh menunggu sampai tutup," jelas Nadya.

Atas dasar itu, Nadya langsung menuju parkiran, untuk memastikan keberadaan motor kesayangannya itu. Dan benar saja, motor beat yang ia beli hasil jerih payahnya itu telah hilang dicuri Evan.

"Saya melihat ternyata motor saya sudah tidak ada, dan ternyata orang parkir di situ mengatakan bahwa temen saya laki-laki itu yang bawa motor tersebut, secara tergesa-gesa," ucapnya.

Melihat kenyataan itu, Nadya hanya bisa tertegun beberapa saat, lantaran tak tahu harus berbuat apa. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) juga diambil dari dompet Nadya.

"Dan ternyata saya baru ingat, STNK saya ada di dompet, saya cek lah STNK saya di dompet, ternyata enggak ada,," tuturnya.

Atas dasar itu, Nadya melaporkan peristiwa itu ke Polres Metro Jakarta Selatan. Tujuannya untuk dilakukan tindakan lebih lanjut soal kendaraan motornya yang hilang.