Musim Hujan Datang, Pemkot Depok Mulai Identifikasi Titik Banjir
Ilustrasi banjir (ANTARA)

Bagikan:

DEPOK - Sejumlah lokasi di Depok sejak kemarin terendam banjir. Ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga satu meter. Sejak Kamis kemarin hujan deras melanda Depok dalam waktu lama. Kondisi ini membuat air kali meluap ke jalan hingga masuk ke rumah warga.

Beberapa wilayah di Depok mengalami banjir sejak kemarin, yakni SDN 2 Tapos, kawasan Gas Alam Sukatani, Pekapuran, Cimanggis, Perum Jatijajar, Jalan Raya Sawangan hingga Pondok Tirta Mandala. Di Pondok Tirta Mandala ketinggian air mencapai 1 meter dan merendam sekitar 200 rumah.

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Denny Romulo mengatakan sejak kemarin ada beberapa lokasi yang terendam. Banjir melanda sejumlah kawasan sejak kemarin setelah hujan deras.

“Yang kami terima (laporan banjir) di antaranya di Jalan Swadaya Perum The Bougenville Park Cilodong. Ada 15 kepala keluarga yang terdampak,” katanya, Jumat 1 Desember.

Banjir juga melanda Villa Pamulang yang mengakibatkan 17 rumah terdampak. Banjir terjadi karena intensitas hujan yang tinggi.

“Saat ini kami masih memantau sejumlah lokasi,” ujarnya.

Dikatakan, kawasan yang terkena banjir adalah titik lama yang memang kerap dilanda banjir saat hujan deras. Dia mengaku belum mengetahui adanya titik baru banjir.

“Saat ini belum kelihatan karena yang terkena masih lokasi-lokasi lama (langganan). Mungkin nanti kalau hujan terus-menerus baru ketahuan mana lokasi baru yang terkena banjir,” ungkapnya.

Damkar bersama pihak terkait lainnya mengaku siap menghadapi banjir. Damkar Kota Depok akan bekerja sama dengan Dinas PUPR, camat dan Lurah dalam mengantisipasi ancaman banjir.

“Kita sudah siap dan saling berkoordinasi. Kami sudah memberitahu kepada Dinas PUPR titik mana saja yang berpotensi banjir,” katanya.