Bentrokan Antarkelompok di Cengkareng Berawal dari Pemukulan Seorang Warga Usai Pulang Kerja
Ilustrasi Freepik

Bagikan:

JAKARTA - Bentrokan antarkelompok di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, terjadi dikarenakan adanya aksi pemukulan dari salah satu orang, hingga meluas ke kelompok lainnya.

Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang menjelaskan, kejadian berawal saat seorang warga RW 10 Kelurahan Kapuk berinisial S tengah berjalan kaki sehabis pulang bekerja.

Saat melintas di Jalan Pinggir Kali Apuran, S kemudian bertemu dengan pria berinisial P warga RW 06, Kelurahan Kedaung, Kaliangke.

"Kemudian terjadi kesalahpahaman, P memukul S. Karena kejadian tersebut, S memberitahukan kepada kawan-kawannya selanjutnya berusaha mencari P," kata Kompol Hasoloan kepada VOI, Kamis, 31 Agustus.

Selanjutnya, keributan antar keduaorang tersebut meluas ke warga lainnya.

"Karena ada informasi yang simpang siur, akhirnya antara warga RW 010 Kelurahan Kapuk dan warga RW. 07 Kelurahan Kedaung hampir terjadi keributan," ujarnya.

Namun keributan itu berhasil diredam setelah personel Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng tiba ke lokasi kejadian.

"Setelah menerima informasi dari warga personel Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng segera datang ke lokasi untuk menenangkan situasi," katanya.

Sebelumnya, peristiwa bentrokan terjadi antara warga dengan kelompok di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu malam, 30 Agustus.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan membenarkan adanya peristiwa bentrokan tersebut. Namun saat ini, situasi sudah kondusif.

"Tidak ada, tidak ada yang diamankan. Sudah selesai kok tadi malam," kata AKBP Andri kepada VOI, Kamis, 31 Agustus.