Bagikan:

BOGOR - Sat Lantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di kawasan Puncak mulai Rabu 16 sore hingga Minggu 20 Agustus.

"Mengingat besok hari Rabu satu hari menjelang hari libur nasional, kita laksanakan pemeriksaan ganjil genap mulai Rabu sore hari," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto Rabu 16 Agustus

"Kemudian di hari Jumat juga satu hari menjelang weekend, sehingga Jumat juga dilaksanakan pemeriksaan ganjil genap. Kemungkinan jadi berlangsung sampai hari Minggu," sambungnya.

Kepolisian memprediksi akan ada peningkatan arus kendaraan yang mengarah ke kawasan Puncak selama libur panjang kali ini. Atas dasar itu, rekayasa lalu lintas diterapkan guna mengantisipasi kemacetan.

"Kita belum bisa pastikan, tapi kurang lebih di hari Jumat dan Sabtu itu peningkatan arus ke atas itu akan tinggi," ujarnya.

Sebagai antisipasi, Ardian menyebut pihaknya bakal menerjunkan 86 personel untuk membantu mengatur arus lalu lintas. Selain itu, juga ada pembantuan dari personel Shabara, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) hingga BPBD.

Ardian menuturkan selain sistem ganjil genap, pihaknya juga telah menyiapkan rekayasa berupa one way atau satu arah. Namun, penerapannya situasional, tergantung kondisi di lapangan.

"Betul (one way situasional), melihat situasi peningkatan arus kendaraan yang dari arah Jakarta maupun sebaliknya yang dari arah Puncak turun," ucap dia.

Lebih lanjut, Ardian mengimbau kepada para pengendara yang akan menuju ke kawasan Puncak agar memperhatikan pelat nomor kendaraannya sesuai dengan ketentuan sistem ganjil genap.

Sebab, kata Ardian, kendaraan yang pelat nomornya tidak sesuai ketentuan akan diputarbalikan oleh petugas. ,

"Kemudian kendaraan yang akan melintas ke Puncak itu dipastikan tetap prima, dicek dulu pada saat keberangkatan, sehingga tidak terjadi mogok dan menghambat laju kendaraan yang lain. Kemudian periksa juga surat-surat kendaraan dan tetap tertib berlalu lintas," pungkasnya.