Polisi Kejar Pelaku KDRT yang Melarikan Diri Usai Aniaya Istrinya dengan Gunting
JAKARTA - Polisi menaikan status hukum kasus Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan Malvin Arnaldo terhadap istrinya, Vera di Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan menjadi penyidikan.
“Saat ini kasusnya sudah naik dari porses lidik ke sidik,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho kepada wartawan, Selasa, 20 Agustus
Zain menerangkan saat ini ada 5 saksi yang telah dilakukan pemeriksaan.
“Saksi udah 5 orang, termausk sudah lakukan visum,” ujarnya.
Sementara pelaku saat ini masih dalam pengejaran Polres Metro Tangerang.
“Sekarang kita sedang lakukan pencarian. MA sebaiknya datang ke polres untuk memenuhi panggilan,” tutupnya.
Terduga pelaku KDRT, Malvin Arnaldo melarikan diri. Kaburnya Malvin bersamaan dengan kabar sang istri, yakni Vera (32) membuat laporan kepolisian terkait penganiayaan yang dialaminya pada Minggu dinihari, 18 Agustus.
Baca juga:
- Aniaya Istri dan Anak, Armor Toreador Suami Cut Nabila Jadi Target Kepolisian dan KPAI
- Wanita Berhijab Terseret 100 Meter saat Coba Pertahankan Handphone yang Dijambret
- 42 Remaja Ditangkap Polisi Saat Hendak Tawuran Membawa Sajam dan Busur Panah di Kebon Jeruk
- Satpol PP Pakai Pakaian Preman Tangkap ‘Pak Ogah’ di Putaran Jalan Sawah Besar Jakpus
Kabar menghilangnya Malvin disampaikan oleh Nusori, Ketua RT13 setempat. Dia mengatakan bila Malvin hilang tanpa kabar setelah istrinya membuat laporan kepolisian pada Minggu siang, 18 Agustus.
Diketahui aksi penganiayaan itu terjadi di sebuah rumah di Jalan Palem 1 Blok E , Poris Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Kata Nusori, Vera pergi ke rumah saudaranya di Cipondoh setelah Malvin menusuk kakinya dengan gunting.
“Istrinya ke rumah saudaranya. Suaminya juga pergi tuh. Dia (pelaku) hilang pagi (18 Agustus). Sampai sekarang tidak ada kabar,” kata Nusori saat ditemui di lokasi, Selasa, 20 Agustus.
Masih dijelaskan Nusori, Minggu sore sejumlah petugas kepolisian datang ke rumah Vera.
“Setelah buat laporan, sorenya polisi datang untuk cek,” ujarnya.