Tagih Utang ke Anggota DPRD, Wanita di Apartemen Kawasan Jaksel Malah Dianiaya
JAKARTA - Polisi menindaklanjuti laporan seorang wanita berinsial AG yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh anggota DPRD di Apartemen kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi pelaku diduga seorang anggota DPRD Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan berinisial WEP.
Informasi didapat bahwa wanita itu menemui WEP ingin menagih utang karena sudah awal bulan. Namun, saat ditagih anggota legislatif itu justru marah-marah dan melakukan pemukulan.
Kapolsek Tebet, Kompol Jamalinus L.P Nababan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kejadian itu terjadi di apartemen Casagrande, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat, 1 September.
“Laporan ada, tapi yang lain-lain kami belum bisa berikan informasi." kata Jamalinus saat dikonfrimasi, Senin, 4 September.
“(Pelaku) bukan pacar atau gimana,, tapi pengakuan dia itu orang anggota DPRD,” sambungnya.
Baca juga:
- Mengerikan, Sosok Ayah ‘Setan’ Juga Ada di Jakarta Timur, Perkosa Putrinya dari SD Sampai SMP
- ‘Hey, Setan Keluar Luh’, Teriak Kakak Kandung Korban Saat Melihat Ayahnya Sedang Perkosa Adiknya
- Begini Tampang Si Ayah ‘Setan’, Babak Belur Penuh Darah Akibat Dihajar Massa karena Perkosa Putri Kandungnya Ratusan Kali
- Ayah Bejat yang Dipanggil ‘Setan’ oleh Putranya karena Perkosa Putrinya Ratusan Kali, Mengaku Jarang Dilayani Istri
Jamalinus mengaku belum dapat berbicara banyak terkait kasus itu, sebab perlu pemeriksaan terlebih dahulu terhadap korban. Terlebih, pihaknya juga harus memeriksa CCTV di tempat kejadian perkara (TKP).
“Ya permintaan dia, masih shock masih sakit segala macem ya kita gak bisa paksain. (Nanti) dari keterangannya kan bisa kita kerjain,” ucapnya.
Perihal korban membuat laporan saat kondisinya dengan penuh luka, Jamalinus membenarkan. Namun, ia belum dapat berbicara lebih detil terkait luka dan penyebabnya.
“Seperti mukanya itu yang tampak sekarang. Kan di medsos kan seperti itu. Ya seperti itulah tampak kayak lebam, matanya kayak merah gitu gitu kan.” tutupnya.