Bagikan:

JAKARTA — Snapchat meluncurkan fitur 'AI Sponsored Snaps', sebuah iklan yang ditempatkan di tab Obrolan. Dengan fitur ini, pengguna dapat berinteraksi dengan agen Kecerdasan Buatan (AI) dari berbagai merek.

Kehadiran fitur ini mengubah format iklan biasa menjadi pengalaman yang lebih interaktif. Pengguna kini bisa mengajukan pertanyaan atau meminta rekomendasi produk secara langsung melalui percakapan tersebut.

Pihak Snapchat menyadari bahwa kehadiran chatbot AI di ruang obrolan private sering memicu pro dan kontra. Namun, perusahaan tersebut optimistis dengan inovasinya karena pengguna mereka sudah terbiasa berinteraksi dengan chatbot sejak tahun lalu.

Data internal menunjukkan bahwa lebih dari 500 juta pengguna telah mencoba layanan My AI milik Snapchat. Hal ini menjadi dasar pertimbangan bagi Snap, induk perusahaan Snapchat, untuk memperluas teknologi serupa ke sektor periklanan.

Ajit Mohan, Kepala Bagian Bisnis di Snap, menegaskan pentingnya ruang percakapan dalam strategi pemasaran di masa depan. Ia percaya bahwa obrolan adalah tempat paling strategis untuk memengaruhi keputusan belanja konsumen.

"AI mempercepat pergeseran itu, mengubah obrolan menjadi tempat orang menemukan produk dan membuat keputusan secara real-time," ujar Mohan dalam unggahan blog resminya, dikutip pada Rabu, 29 April.

Bagi pemilik chatbot, fitur ini membuka akses langsung ke hampir satu miliar pengguna aktif bulanan. Terlebih lagi, statistik menunjukkan bahwa fitur obrolan merupakan bagian penting dari aplikasi Snapchat dengan jutaan pesan yang terkirim setiap harinya.

Kelompok remaja menjadi segmen yang paling aktif berkomunikasi di platform. Snapchat mengklaim bahwa format baru ini mampu meningkatkan konversi penjualan secara signifikan dibandingkan iklan biasa.