Segera Ganti <i>Password</i> Facebook, 533 Juta Data Pengguna Bocor dan Ada dari Indonesia!
Ilustrasi Facebook (DW)

Bagikan:

JAKARTA - Ratusan juta data personal akun Facebook menyebar dan dibagikan secara gratis oleh salah satu pengguna situs forum peretas. Diketahui, data tersebut miliki pengguna Facebook yang tersebar dari 106 negara.

Melansir Business Insider, sejumlah 533 juta data pengguna Facebook berasal dari 106 negara menyebar. Terdiri dari 32 juta data pengguna asal Amerika Serikat, 11 juta pengguna asal Inggris, 6 juta asal India, dan masih banyak lagi.

Data personal yang menyebar meliputi nomor telepon, ID Facebook, nama lengkap pemilik akun, lokasi, tanggal lahir, serta biodata singkat. Sedangkan untuk kasus tertentu, peretas juga berhasil mengakses alamat email pengguna.

Berdasarkan uji coba Insider atas contoh dari data yang bisa diakses secara bebas tersebut, siapa pun bisa mengakses akun Facebook milik pengguna lain. Cukup dengan menyeseuaikan nomor telepon Facebok pengguna dengan identitas yang ada di dalam data set.

Tak hanya itu, pihak lain juga bisa menjalankan fitur reset password. Cukup dengan menggunakan nomor telepon yang sudah tertera di dalam data tersebut.

Tanggapan Facebook

Juru bicara Facebook menyampaikan bahwa data yang bocor merupakan hasil dari kerentanan sistem yang sudah diperbaiki perusahaan pada tahun 2019. Dan meskipun data tersebut sudah berusia cukup tua, data yang bocor diakui masih bisa memberikan informasi berharga bagi pelaku tindak kriminal siber.

“Misal dengan menyaru sebagai pemilik akun untuk menipu orang-orang yang dikenalnya,” jelas CTO Hudson Rock, Alon Gal, yang pertama kali menemukan data tersebut lewat forum pada hari Sabtu, 3 April.

Gal menjelaskan bahwa dirinya pertama kali menemukan kebooran data pada bulan Januari. Saat itu, dia menemukan pengguna, yang juga menyebarkan 500 juta data akun Facebook, mengiklankan bot otomatisasi yang bisa menyediakan nomor telepon dari ratusan juta pengguna Facebook.

Kala itu, Motherboard sudah lebih dulu melaporkan keberadaan bot tersebut. Di samping itu, Motherboard juga sudah memverifikasi bahwa data yang dihasilkan merupakan asli.

Kini, seluruh data sudah diunggah pada forum online yang berisi para peretas. Apalagi, penyebar juga membuat agar data tersebut bisa diakses secara gratis. Maka, ada baiknya Anda segera mengganti password FB, jika tidak ingin tindak kejahatan siber menimpa.