Upaya Apple Mewujudkan Mobil Listrik Otonom Sendiri
Ilustrasi Apple Car (9to5mac)

Bagikan:

JAKARTA - Apple yang lebih dikenal dengan produk elektronik seperti iPhone dan Macbook, sedang bersiap meramaikan kompetisi mobil listrik. Apple berusaha menjalin kerja sama dengan pabrikan mobil asal Korea Selatan, Hyundai, untuk mewujudkan rencananya.

Namun sampai saat ini pihak Hyundai belum memberi keputusan apa-apa terkait usaha yang dilakukan pihak Apple tersebut.

"Kami telah menerima permintaan kerjasama potensial dari berbagai perusahaan terkait pengembangan kendaraan listrik otonom, tetapi belum ada keputusan yang diambil karena diskusi masih dalam tahap awal," jawab pihak Hyundai seperti yang dikutip dari 9t5mac.

Apple berencana meluncurkan mobil listrik bernama Apple Car pada 2024. Nantinya, mobil ini akan menjadi mobil otonom pertama yang diproduksi perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

Masuknya Apple ke arena mobil listrik semakin meramaikan persaingan. Di AS sendiri sudah ada pabrikan mobil listrik Tesla yang sedang berkembang pesat. Sebenarnya, Apple sudah lama berambisi membuat mobil listrik.

Pada 2014 Apple mengembangkan rancangan mobilnya. Dua tahun kemudian Apple fokus pada pembuatan peranti lunak yang akan digunakan dalam mobil otonomnya. Hingga 2019, perusahaan terpaksa menghentikan para karyawannya untuk proyek ini. Namun masih tetap mempertahankan sejumlah insinyur penting dengan keahlian khusus.

Kemudian Apple merangkul mantan pejabat penting dari perusahaan Tesla, sebut saja Steve MacManus yang pernah menjabat wakil presiden teknik di perusahaan milik Elon Musk.

Pada mulanya, MacManus tidak mengerjakan proyek yang berkaitan dengan mobil listrik. Namun kini MacManus menjadi pimpinan grup pengembangan dengan sejumlah karyawan untuk mendesain interior mobil, pengujian, dan komponen kendaraan otonom Apple.

Apple tidak hanya merekrut mantan wakil presiden teknik Tesla, mereka juga menggandeng insinyur dengan nama besar yang lain. Adalah Jonathan Sive yang pernah bekerja di BMW, Alphabet Inc. dan Tesla.

Tidak berhenti sampai di situ saja. Perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs itu kembali merekrut orang penting Tesla seperti Michael Schwekutsch yang pernah menjabat sebagai wakil presiden Tesla sebagaimana yang dirangkum dari Autonews.

Setelah Schwekutsch, perusahaan pembuat iPhone yang berkantor di Cupertino itu juga menggaet petinggi Tesla lainnya yang bernama Stuart Bowers. Bowers pernah mengepalai tim teknologi mobil otonom Tesla pada 2019.

Apple dilaporkan masih mencari insinyur utama yang mampu melakukan pengintegrasian berbagai komponen yang meliputi audio driver, speaker, tuner, catu daya, kabel, mikrofon, antena dan komunikasi nirkabel untuk disematkan dalam sistem kendaraan listriknya (EV).

Tahun lalu, Apple melakukan uji coba mobil listrik otonomnya yang mampu melaju sekitar 189 kilometer. Setelah itu mobil listrik tersebut diambil alih oleh pengemudi. Ujicoba ini telah meningkat dari uji coba yang dilakukan tahun 2018.