Bagikan:

JAKARTA - Cadillac, pabrikan mobil asal Amerika Serikat (AS) ini akan menghadirkan mobil listrik mewah yang dinamai Celestiq. Perusahaan berencana meluncurkan kendaraan anyar tersebut dalam waktu dekat.

Selain Celestiq, Cadillac memamerkan mobil canggih terbarunya yaitu Cadillac Personal Autonomous Vehicle (PAV) dan Cadillac Vertical Take-off and Landing (VTOL) Personal Drone. Namun, keduanya tidak akan diluncurkan dalam waktu dekat seperti mobil komersial terbaru buatannya.

PAV dan VTOL merupakan bagian dari visi masa depan untuk mereka yang tidak ingin mengendarai mobil listrik sendirian tapi masih bisa menemukan kendaraan listrik lain yang sesuai keinginan mereka di masa depan.

Dari kedua kendaraan tersebut, PAV adalah kendaraan yang paling layak. Hanya saja, penampilannya terlihat seperti pod otonom Cruise Origin. PAV hadir dengan tiga pintu dan tidak menggunakan kontrol manual. Kendaraan ini akan dioperasikan oleh sistem komputer.

“Ruang utama diubah demi kenyamanan maksimal dan pengalaman pelanggan ditingkatkan,” ujar pihak Cadillac.

Interiornya lebih menyerupai sebuah lounge daripada ruang kendaraan. Tempat duduk diletakkan di setiap sisi ruangan yang terlihat dari luar atap kaca kendaraan tersebut. Tidak hanya interior ruangannya yang membikin nyaman. Perusahaan juga melengkapi kendaraan ini dengan teknologi biometrik, kontrol suara, dan gestur untuk mengendalikan temperatur dan audio.

Sedangkan Cadillac VTOL Personal Drone hadir dengan desain yang lebih futuristik. Kendaraan tersebut ditujukkan untuk keperluan di masa depan, yaitu sebuah alat transportasi udara.

“Memperlihatkan visi masa depan ketika perjalanan udara memungkinkan,” ujar pihak Cadillac seperti yang dikutip dari Slashgear.

VTOL Personal Drone ini merupakan kendaraan terbang otonom. Artinya, penumpang tidak perlu melakukan pelatihan terlebih dulu untuk menggunakan kendaraan ini. Namun, para penumpang disarankan untuk menaiki kendaraan ini di atas gedung. Kemudian terbang ke area landasan VTOL Personal Drone terdekat.

Cadillac mengatakan bahwa kendaraan ini akan ditenagai baterai 90 kWh. Empat baling-baling pun disematkan di bagian depan dan belakang untuk mendukung perjalanan penerbangan, sehingga memungkinkan kendaraan ini untuk lepas landas dan mendarat secara horizontal.

Dengan kapasitas baterai seukuran itu, jangkauan penerbangan Personal Drone ini hanya mampu menjangkau 90 km per jam. Untuk perjalanan di area perkotaan, penggunaan drone pribadi buatan Cadillac ini akan memungkinkan orang untuk sampai ke tujuan lebih cepat daripada menggunakan taksi di tengah padatnya kendaraan mobil di jalanan.

Perusahaan menghadirkan kedua alat transportasi ini, baik PAV maupun VTOL Personal Drone, yaitu sebagai bagian dari rencana perkelanan Cadilac Halo dengan desain dua tempat duduk yang bakalan segera diungkap oleh perusahaan.