JAKARTA – Ducati bersikeras menampik kemungkinan Valentino Rossi bisa memberikan dampak negatif dalam garasi pabrik mereka karena hubungan dekatnya dengan Francesco Bagnaia.
Bagnaia akan berusaha merebut gelar juara dunia tahun ini dengan melawan Marc Marquez, rekan setimnya di pabrikan Ducati tahun ini sekaligus mantan rival berat dari gurunya Rossi.
Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, memastikan hubungan baik Rossi dan Pecco Bagnaia bukan berarti bisa mengusik tim mereka. Ia menegaskan Bagnaia tentu punya pendiriannya sendiri.
"Tidak (mengusik) sama sekali karena Pecco punya jalan pikirannya sendiri. Saya tahu betul bahwa di tim VR46, Pecco mengatakan apa yang dia pikirkan dan bukan apa yang orang lain ingin dengar," kata Tardozzi dilansir Crash.
Semenjak Ducati memutuskan untuk mendatangkan Marquez ke dalam tim mereka, banyak prediksi terkait kerharmonisan di dalam pabrikan asal Italia itu mulai bermunculan.
BACA JUGA:
Rossi diperkirakan akan memberi dampak yang kurang sehat kepada Ducati. Ada kemungkinan ia bisa mengintervensi dan membantu Pecco demi memenangi gelar karena hubungannya yang kurang baik dengan Marquez.
Selain itu, Tardozzi juga membantah ada kecemburuan yang muncul di benak Bagnaia karena ketertarikan media dan sponsor terhadap Marquez jauh lebih tinggi dibandingkan dengan dirinya.
"Tidak. Jika Marc menandatangani kontrak dengan pabrikan lain, media juga akan tertarik padanya."
"Pecco tahu di mana tempatnya di Ducati. Kedatangan Marquez tidak akan mengurangi apa pun darinya," kata dia.
Balapan pertama MotoGP 2025 akan berlangsung di Buriram, Thailand, pada 28 Februari-2 Maret 2025. Ini pertama kalinya Asia Tenggara seri pembukaan sejak Malaysia di tahun 1999.