Bagikan:

JAKARTA - PSSI akan menaturalisasi tiga pemain diaspora sebelum pertandingan Indonesia di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Australia pada 20 Maret 2025.

"Alhamdulillah, sepertinya proses untuk memperkuat tim kita untuk pertandingan saat melawan Australia itu sepertinya jalannya agak terang."

"Kemarin, Ole Romeny 'kan sudah keluar surat-suratnya dari FIFA sehingga bisa memperkuat Timnas Indonesia (melawan Australia)."

"Ada beberapa pemain kita yang di depan, seperti Ragnar (Oratmangoen) 'kan tidak bisa main karena ada kartu kuning," kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pada jumpa pers di Jakarta, dikutip pada Senin, 24 Februari 2025.

"Namun, ada beberapa yang kita lihat juga perlu diperkuat, salah satunya di kiper. Karena Maarten Paes luar biasa, kami juga bicara pada Marteen Paes bahwa persaingan itu diperlukan. Maarten sangat menerima," ujarnya lagi.

Untuk menambah persaingan bagi Paes, Erick sedang mendekati mantan kiper Inter Milan dan Juventus, Emil Audero Mulyadi. Sementara di sektor lain, PSSI sedang membangun komunikasi dengan gelandang Joey Pelupessy dan Dean James.

"Ini dia (Joey) sudah diskusi sesudah berpikir, bagaimana posisi dia juga diperlukan, dan terakhir dia kapten di klubnya."

"Dia sudah main di Eredivisie, di Inggris, Sheffield Wednesday, waktu itu, lalu juga sekarang di Liga Belgia."

"Saya rasa bisa mendukung lini tengah Timnas Indonesia yang memang saat ini kekurangan," ujar Ketum PSSI.

Sementara itu, mengenai Dean James, Erick memaparkan bahwa PSSI memerlukan penebalan di sektor bek Timnas Indonesia.

"Kami memang perlu juga penebalan left-back, wing-back, yang juga bisa menjadi gelandang kiri untuk mendukung kalau sampai pemain posisi penyerangan berkurang kedalamannya. Ini yang kami proses," ucap Erick.

Erick Thohir lebih lanjut juga menjelaskan bahwa PSSI telah melaporkan situasi itu kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, dan mulai pekan ini proses yang lebih serius akan dilakukan.

"Kami akan mengejar supaya bisa main pada Maret 2025. Jadi, kalau Ole sudah pasti bisa main, tapi yang tiga ini akan kami dorong dokumen-dokumennya semua."

"Saya juga ada rencana untuk bertemu Komisi X DPR pada Senin, 24 Februari 2025, malam WIB, untuk memastikan dukungan DPR yang luar biasa selama ini untuk timnas Indonesia," kata Erick Thohir.