Bagikan:

JAKARTA - Liverpool akhirnya tergelincir dan menelan kekalahan 1-0 saat melawan Crystal Palace. Liverpool mengalami penurunan justru saat memasuki pekan-pekan krusial. Uniknya, manajer Jurgen Klopp justru menyalahkan Manchester United atas terpuruknya The Reds. Lho?

Liverpool tengah on fire dan turut bersaing memperebutkan titel Premier League Inggris. Liverpool pun secara bergantian dengan Arsenal dan Manchester City menduduki posisi puncak klasemen.

Tak hanya itu, The Reds masih bertahan di Liga Europa. Mereka berpeluang meraih treble karena sudah memenangi Carabao Cup.

Klopp pun bisa mengakhiri tugas di Liverpool dengan memenangi tiga trofi dalam satu musim.

Namun skenario indah itu berantakan saat Liverpool bertarung di Piala FA. Di perempat final, mereka bertemu rival bebuyutan MU dalam The North West Derby di Old Trafford. Liverpool sendiri juga berambisi memenangi trofi itu.

Liverpool mampu mendominasi dan unggul lebih dulu. Mereka juga melepaskan 25 tendangan ke gawang. Namun Vrgil van Dijk dkk malah tumbang 4-3.

Ironisnya, gol kemenangan MU ditentukan Amad Diallo di injury time babak extra time atau tepatnya menit 122.

Kedua tim kembali bertemu di liga. Liverpool sesungguhnya berhasil bangkit dengan memenangi dua laga melawan Brighton and Hove Albion dan Sheffield United.

Namun lagi-lagi, MU jadi ganjalan Liverpool. Bahkan The Red Devils yang sempat kecolongan lewat gol cepat Luis Diaz mampu membalikkan keadaan dan unggul 2-1

Beruntung ada Mohamed Salah yang menyelamatkan Liverpool dari kekalahan dan memaksakan imbang 2-2.

Hanya saja kegagalan menaklukkan rival abadi itu membuat Liverpool kehilangan kepercayaan diri. Terbukti, mereka dibantai Atalanta 3-0 di laga pertama perempat final Liga Europa. Ironis karena kekalahan itu justru terjadi di kandang sendiri di Anfield.

Usai kekalahan itu, Liverpool kembali tumbang di kandang saat menjamu Palace. Hasil buruk itu menjadikan Liverpool turun ke peringkat tiga. Memiliki poin 71, sama dengan Arsenal, mereka tertinggal dua poin dengan Man City.

Ada apa dengan Liverpool? Apalagi, kalah dua kali di kandang sendiri jelas sebuah aib bagi The Kop.

Klopp mengakui bila Liverpool menghadapi sedikit masalah. Namun lebih dari itu, Klopp menyalahkan MU yang menyebabkan keterpurukan Liverpool. Menurut dia MU punya peran membuat Liverpool kena mental sehingga tak lagi percaya diri.

"Ada sedikit masalah sepertinya. Tetapi saya tidak yakin 100 persen. Persoalannya bagaimana kami menghadapi situasi usai pertandingan United," kata Klopp.

Pada dua derby terakhir, MU menjadi ganjalan bagi Liverpool. Pasalnya Liverpool bermain bagus dan mampu mendominasi, tetapi mereka memetik hasil mengecewakan.

"Maksud saya, kekalahan di Piala FA seperti antiklimaks. Kami dalam kondisi puncak tetapi kalah dengan cara seperti itu. Di pertandingan berikutnya di liga, kami bermain imbang. Kami kembali bermain sangat bagus tetapi akhirnya imbang," ucapnya.

"Problem saat laga melawan United tentu berbeda dengan pertandingan lain. Tetapi memang benar kami terlalu mudah kebobolan. Secara umum ini memang ada benarnya," kata eks pelatih Borussia Dortmund ini.

Liverpool belum kehilangan peluang dalam perebutan titel liga. Dengan enam pertandingan terakhir, mereka masih bisa bersaing dengan Man City dan Arsenal.