Bagikan:

JAKARTA - Diluncurkan pada akhir tahun lalu, Tesla Cybertruck dikabarkan akan hadir untuk pertama kalinya di wilayah Asia Tenggara tepatnya di Tesla Center Ramkhamhaeng, Bangkok, Thailand, 6 April mendatang.

Kedatangan mobil listrik dengan bodi baja tersebut bukannya tanpa alasan, Thailand merupakan salah satu pasar pikap terbesar di dunia. Terlebih lagi, minat publik akan kendaraan listrik sedang tinggi.

Dilansir dari Paultan, Selasa, 2 April, kemunculan Cybertruck di negeri gajah putih merupakan salah satu dari sekian rangkaian tur yang dilakukan oleh Tesla. Sebelumnya, pabrikan telah menghadirkan model ini di China dan Jepang.

6

Dalam acara tur tersebut, para peserta akan mendapatkan cenderamata eksklusif serta berbagai promosi untuk Model 3 dan Y, termasuk paket layanan gratis selama empat tahun.

Pikap tersebut memiliki desain yang sangat radikal dengan panel baja tahan karat. Selain itu, mobil ini memiliki performa yang cukup mengesankan.

Untuk versi berpenggerak roda belakang, Cybertruck dapat berlari dari 0 ke 100 km/jam dalam 6,7 detik. Sedangkan, untuk varian motor listrik ganda dapat menghasilkan tenaga 600 dk dan dapat berakselerasi 0-100 km/jam dalam 4,3 detik.

5

Namun, perusahaan yang dikepalai oleh Elon Musk ini juga hadirkan tipe teratas bernama Cyberbeast yang memiliki motor listrik berkekuatan 840 dk dan mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam 2,7 detik.

Mobil ini juga memiliki kemampuan jarak tempuh impresif, mulai dari berpenggerak roda belakang dengan jangkauan 402 km, lalu berpenggerak semua roda 547 km, dan Cyberbeast mencapai 515 km. Di AS, Tesla Cybertruck dibanderol dengan harga mulai dari Rp957 juta hingga Rp1,5 miliar.

Kehadiran model ini ke wilayah ASEAN tentu akan menjadi sesuatu hal yang menarik. Meskipun sejauh ini, Tesla belum mau memperluas pasar dari Cybertruck ke benua lainnya.