JAKARTA - Britney Spears menerima kesepakatan pengakuan bersalah dalam kasus mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau Driving Under the Influence (DUI). Bintang pop itu tidak hadir di pengadilan saat pembacaan dakwaan pada Senin, tetapi diwakili pengacaranya.
Menurut laporan People yang dikutip Selasa, 5 Mei, pengacara Spears, Michael A. Goldstein, menyatakan kliennya mengaku bersalah atas dakwaan wet reckless di Pengadilan Tinggi Ventura pada 4 Mei. Dakwaan ini terkait mengemudi ugal-ugalan yang melibatkan alkohol atau narkoba.
Spears, 44 tahun, sebelumnya ditangkap pada 4 Maret di Ventura, California.
Komisioner Ventura County Matthew Nemerson menjatuhkan hukuman percobaan ringkas selama 12 bulan kepada Spears. Ia juga dijatuhi satu hari penjara, tetapi masa itu dihitung telah dijalani.
BACA JUGA:
Pelantun “Toxic” itu didenda 571 dolar AS. Ia wajib mengikuti program DUI selama tiga bulan dengan total 30 jam kelas. Kendaraannya juga dapat digeledah untuk pemeriksaan narkoba dan alkohol.
Selain itu, Spears setuju menemui psikolog sekali sepekan dan psikiater dua kali sebulan. Ketentuan itu membuat aspek kesehatan mental dan pemulihan ikut menjadi bagian dari penyelesaian kasus ini.
“Melalui pengakuannya hari ini, Britney telah menerima tanggung jawab atas perbuatannya,” kata Goldstein setelah pembacaan dakwaan, dikutip People.
Goldstein mengatakan Spears telah mengambil langkah penting untuk perubahan positif. Menurut dia, hal itu terlihat dari keputusan jaksa mengurangi dakwaan dan mencabut dakwaan DUI.
Jaksa Wilayah Ventura County Erik Nasarenko mengatakan Spears menyampaikan pengakuan melalui pengacaranya pada tahap awal. Ia juga menyebut Spears setuju melanjutkan perawatan kesehatan mental dan penyalahgunaan zat.
“Kami tidak ingin Nona Spears mengulangi pelanggaran,” kata Nasarenko di luar gedung pengadilan.
Jaksa sebelumnya menyatakan Spears kemungkinan mendapat tawaran dakwaan wet reckless karena tidak memiliki riwayat DUI, tidak ada kecelakaan atau korban luka, dan kadar alkohol dalam darahnya rendah.
Beberapa hari sebelum pembacaan dakwaan, People mengonfirmasi Spears telah meninggalkan fasilitas perawatan yang ia masuki secara sukarela beberapa pekan sebelumnya.
Setelah penangkapan itu, perwakilan Spears menyebut insiden tersebut “sama sekali tidak dapat dibenarkan”. Ia mengatakan Spears akan mematuhi hukum dan mengambil langkah yang diperlukan.
Sumber People juga menyebut dua putra Spears, Sean Preston, 20 tahun, dan Jayden James, 19 tahun, ikut mendorong ibunya mencari bantuan.
“Mereka hanya ingin ibunya sehat,” kata sumber tersebut.