JAKARTA - Perjuangan hukum yang ditempuh Ruben Onsu terkait dugaan perundungan atas putrinya, Thalia Putri Onsu ternyata memiliki tujuan jangka panjang yang jauh lebih dalam dari sekadar membalas perbuatan pelaku.
Ruben mengaku bahwa langkah ini ia ambil demi menjaga nama baik dan jejak digital anaknya, agar kelak sang anak bisa melihat bahwa ayahnya telah berjuang untuknya.
Ruben menyadari betul bahwa dampak dari perundungan siber ini tidak hanya terasa saat ini, tetapi juga di masa depan, ketika jejak digital menjadi abadi.
"Cuman kan yang saya jaga ini adalah dampak setelah ini, gitu. Ya, di kemudian harinya itu kan jejak itu nggak akan hilang kan, jejak digital. Jadi, kalau buat saya di sini, apa yang akan saya lakukan itu ya semuanya untuk dia ke depannya," ungkap Ruben.
Tujuan mulia ini juga diamini oleh kuasa hukumnya, Minola Sebayang, yang menyebut bahwa ini adalah bentuk perjuangan seorang ayah.
"Sehingga suatu saat nanti, jika ada jejak digital, dia melihat bahwa ada pelaku-pelaku yang tidak bertanggung jawab yang ingin mem-bully dia... Maka dia akan melihat bagaimana orang tuanya berjuang untuk... apa, memperjuangkan supaya nama baiknya itu tidak dicemarkan," jelas Minola.
Fokus utama Ruben dalam kasus ini murni untuk kepentingan sang anak.
"Iya, udah pasti support. Tapi kan di sini saya konteksnya ke anaknya. Betul, ya. Lebih ke anaknya dan dia, soalnya yang dia bawa foto anak saya aja kan," tutup Ruben.
Sebelumnya, presenter Ruben Onsu akhirnya mengambil langkah hukum tegas terhadap akun media sosial yang telah menyebarkan fitnah dan melakukan perundungan terhadap keluarganya.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben resmi melaporkan pemilik akun Vina Run ke Polda Metro Jaya dengan pasal berlapis yang membawa ancaman hukuman hingga 8 tahun penjara.
Minola Sebayang mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah diterima dan akan segera diproses oleh pihak kepolisian.
BACA JUGA:
"Hari ini laporan kami sudah diterima. Prosesnya pasti melalui tahap gelar perkara dulu apakah ada unsur melihat bukti cukup dan ternyata semua yang kita lakukan hari ini sudah dapat diterima. Diberikan rekomendasi oleh ditsiber dan kemudian kita bisa buat laporan hari ini," ungkap Minola Sebayang di Polda Metro Jaya, Kamis, 31 Juli.
Laporan ini dibuat setelah akun tersebut secara terus-menerus memposting informasi tidak benar yang mengandung unsur fitnah dan perundungan terhadap anak di bawah umur.
"Jadi tadi saya mendampingi Ruben Onsu untuk melapokan pemilik akun Vina Run. Kita sudah tahu beberapa hari ini bahwa dinakin tersebut telah memposting, mentransmisikan satu informasi yang tidak benar, mengandung unsur pencemaran nama baik, fitnah, kebohongan, bullying kepada anak di bawah umur," lanjutnya.