JAKARTA - Beberapa waktu terakhir, aktris Acha Septriasa menuai perhatian publik karena ternyata telah bercerai dengan Vicky Kharisma. Salah satu hal yang juga turut disorot publik adalah pola asuh co-parenting yang diterapkan Acha dan Vicky untuk putri mereka, Brigdia, pasca bercerai.
Penerapan pola asuh co-parenting tersebut disampaikan Acha Septriasa melalui unggahan Instagramnya. Ia mengatakan bahwa co-parenting merupakan jalan terbaik untuk mengasuh putri mereka.
Mengenai pola asuh co-parenting, dikutip dari Family Assist, pada Senin, 11 Agustus 2025, merupakan arti dari pengasuhan bersama. Pola asuh ini mengacu pada bagaimana orang tua berbagi tanggung jawab membesarkan anak-anak mereka, meskipun tidak bersama lagi.
Dalam pola asuh co-parenting, kedua orang tua tetap aktif dalam kehidupan anak dan menjadi prioritas. Orang tua secara teratur berkomunikasi tentang kebutuhan, jadwal, pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan anak.
Fokus utama dalam co-parenting adalah pada kepentingan anak, bukan konflik pribadi orang tua. Pengasuhan bersama ini dapat meliputi berbagai hal terkait anak, mulai dari tentang sekolahnya, perawatan kesehatan, agama, dan lainnya.
BACA JUGA:
Co-parenting saat ini memang menjadi salah satu pola asuh anak terbaik bagi pasangan yang sudah berpisah. Namun, ada hal yang menjadi tantangan juga untuk menerapkan pola asuh ini.
Supaya co-parenting berjalan dengan baik dan lancar, maka dibutuhkan komunikasi yang matang dan saling menghormati. Hal ini bisa rumit jika salah satu atau kedua orang tua memiliki konflik yang berlum terselesaikan atau gaya asuh yang berbeda.
Sementara itu, manfaat-manfaat dari co-parenting yang baik dan sehat sangat berguna bagi tumbuh kembang anak. Berikut beberapa manfaat dari co-parenting.
- Membersikan stabilitas dan rasa aman secara emosional bagi anak.
- Memungkinkan anak tetap memiliki hubungan yang bermakna dengan kedua orang tuanya.
- Mencontohkan resolusi konflik dan kerja sama yang positif kepada anak.
- Mengurangi dampak negatif perceraian pada anak.