Bagikan:

JAKARTA - Nama Rebecca Klopper menjadi perbincangan publik beberapa hari belakangan. Ia diduga sebagai sosok wanita dalam video syur yang sempat viral di media sosial Twitter.

Sandy Arifin selaku kuasa hukum Rebecca Klopper, meski tidak menyatakan secara tegas bahwa kliennya sebagai sosok wanita dalam video syur, sang pengacara menyebut aktris 21 tahun itu mengalami syok akibat kemunculan video dan pemberitaan mengenai dirinya.

“Pasti, klien kami masih menenangkan diri, tapi keadaannya sehat," ujar Sandy Arifin menjelaskan kondisi Rebecca Klopper saat dihubungi awak media pada Kamis, 25 Mei malam.

Terkait laporan kepolisian yang diajukan Rebecca Klopper, Sandy juga membenarkannya. Ia mengatakan jika telah membuat laporan atas penyebaran video syur ke Bareskrim Polri.

“Kami sudah melaporkan, setelah ditunjuk menjadi kuasa hukumnya Mba Rebecca. Itu benar, kami sudah membuat laporan sejak Senin kemarin,” kata Sandy.

Adapun, keputusan untuk membuat laporan kepolisian karena Rebecca Klopper yang statusnya sebagai public figure sangat dirugikan dengan tersebarnya video syur tersebut.

"Intinya klien kami sudah merasa dirugikan dengan adanya kejadian tersebut. Makanya klien kami mengambil langkah hukum," katanya.

Namun, Sandy enggan bicara lebih lanjut mengenai bukti-bukti yang telah diserahkan ke penyidik. Menurutnya, persoalan tersebut sudah menjadi materi penyelidikan dari pihak kepolisian.

"Yang sudah dikumpulkan ada, kemarin sudah dilampirkan semua. Tapi kan nggak bisa disampaikan di sini. Proses hukum baru berjalan, nanti perkembangannya kami update," pungkas Sandy Arifin, kuasa hukum Rebecca Klopper.