Peluang Mediasi Terbuka, Bagaimana Jika Lesti Kejora Cabut Laporan Rizky Billar?
Lesti Kejora dan Rizky Billar (Foto: IG @lestykejora)

Bagikan:

JAKARTA - Rizky Billar akan dipanggil ke Polres Metro Jakarta Selatan besok, Kamis, 6 Oktober. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi mengatakan Rizky Billar akan dipanggil dan dimintai keterangan.

Namun, bagaimana jika di tengah jalan Lesti Kejora memilih damai dan mencabut laporan? Berikut penjelasan Nurma Dewi.

"Jadi pelaporan saudara L ini adalah delik aduan. Jika korban merasa dirugiakan dan melapor itu bisa diproses. Delik aduan bisa mediasi, jika pelaporan itu dicabut, proses selesai," ujarnya, Selasa, 4 Oktober.

"Jadi kalau sudah dicabut dari saudara korban bisa selesai prosesnya. Tapi kalau ada permohonan maaf, tapi korban tidak mencabut laporan bisa terus berlanjut untuk tindak pidana," lanjutnya.

Saat ini Polisi sudah mengambil CCTV di tempat kejadian perkara rumah Lesti dan Rizky. "Ada barang bukti dan keterangan saksi-saksi yang mengarahkan pada yang diduga," katanya.

Jika laporan tidak dicabut, proses akan dilanjutkan. Usai pemeriksaan Rizky Billar, akan ada rekontruksi.

"Jelas akan ada rekontruksi jika laporan berlanjut. Kita minta keterangan saja dulu besok," katanya.

Sementara itu, sudah meninggalkan rumah sakit. Namun Lesti tak kembali ke rumah yang dikontrak bersama Rizky illa.

“(Benar) yang bersangkutan sudah meninggalkan Rumah Sakit Bunda. Jadi kalau ada gambar yang menggunakan gips, itu pada saat di Rumah Sakit Bunda. Sekarang juga meninggalkan (rumah sakit) dalam kondisi demikian tapi sudah di rumah,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan.

Endra Zulpan menjelaskan, Lesti Kejora tak sudi lagi tinggal seatap dengan Rizky Billar akibat trauma berat.

“Yang bersangkutan tidak ingin berada satu rumah dengan saudara Muhammad Rizky akibat trauma dan ketakutan. Saat ini ada di tempat yang saya rasa tidak perlu disampaikan karena yang bersangkutan dan lawyer-nya meminta demikian,” ia menyambung.