Kabar Baik untuk Rakyat Indonesia, Bansos 2023 Akan Diberikan Lebih Sering dan Nilainya Lebih Besar
Tangkapan layar Menkeu Sri Mulyani saat konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2023. (Foto: VOI/Andry Winanto)

Bagikan:

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa pemeritah kemungkinan besar bakal lebih sering memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat mulai 2023. Tidak hanya itu, bendahara negara mengungkapkan pula jika nilai pemberian bansos bisa lebih besar dari yang diterima tahun ini.

“Mungkin jumlahnya, bulannya atau jumlah manfaatnya bisa ditambahkan kalau memang dibutuhkan adanya bantalan kepada masyarakat,” ujar dia ketika menggelar konferensi pers pada Selasa, 16 Agustus.

Menurut Menkeu, pemerintah masih akan menggunakan skema penyaluran bantuan yang sama seperti tahun ini. Walau begitu, opsi penyaluran bansos secara khusus seperti bansos minyak goreng dan subsidi pedagang kaki lima masih tetap dimungkinkan sesuai dengan perkembangan yang terjadi saat itu.

“Bansos itu bukan yang baru, kecuali seperti yang seperti kemarin ada bansos minyak goreng atau bantuan untuk pedagang kaki lima pada saat kenaikan kasus COVID-19. Tahun depan bentuknya tidak dalam bentuk skema baru tapi lebih mengikuti desain bansos saat ini, seperti PKH (Program Keluarga Harapan) dan sembako yang tetap kita gunakan platformnya,” tutur dia.

Dalam Rancangan Undang-Undang APBN 2023 yang disampaikan Presiden Jokowi hari ini diketahui pemeritah telah menyiapkan anggaran perlindungan sosial (perlinsos) sebesar Rp479,1 triliun untuk membantu masyarakat miskin dan rentan pada tahun depan.

Sementara keseluruhan belanja negara 2023 dialokasikan dana Rp3.041,7 triliun, dengan rincian belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.230 triliun serta transfer ke daerah Rp811,7 triliun.