Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan transportasi milik konglomerat TP Rachmat PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), dalam posisi ekspansif. Perseroan berencana menambah unit kendaraan untuk disewakan kepada para pelanggannya.

Untuk merealisasikan rencana itu, perseroan mencari pendanaan dari perbankan. Pada Rabu 6 Juli, Adi Sarana menandatangani fasilitas pinjaman kredit dengan PT Bank BTPN Tbk (BTPN).

Nilainya Rp450 miliar. "Fasilitas kredit term loan ini untuk pembiayaan pembelian unit kendaraan baru dan pembiayaan kembali kendaraan bekas," tutur Corporate Secretary Adi Sarana Jerry Fandy Tunjungan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat 8 Juli.

Jerry menyampaikan, perseroan berharap dengan fasilitas pinjaman untuk pembelian kendaraan tersebut bisa meningkatkan pendapatan. "Sehingga, kegiatan usaha perseroan berkembang," uajr Jerry.

Per kuartal I 2022, perseroan berhasil meraup laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 123,48 persen menjadi Rp72,99 miliar dari Rp32,66 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan laba emiten dengan kode saham ASSA ini sejalan dengan naiknya pendapatan hingga 59,50 persen menjadi Rp1,54 triliun di kuartal pertama tahun ini jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp963,17 miliar.