Melihat Warganet Twitter Membahas 'KPK EndGame' lewat Monitoring Netray
Gedung KPK (Wardhany Tsa Tsia/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Film the EndGame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi garapan WatchDoc jadi salah satu perbincangan paling ramai dan awet dalam beberapa pekan belakangan. Banyak hal menarik di balik perbincangan ini. Kita analisis lewat media monitoring, Netray.

Film EndGame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi mengangkat kesaksian para pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Mereka mengungkap sejumlah fakta, termasuk membantah berbagai tuduhan dan stigmasisasi radikalisme keagamaan. EndGame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi resmi rilis pada 13 Juni 2021 di kanal YouTube Watchdoc.

Yang menarik Netray mengungkap keramaian ini bahkan dimulai sejak film belum dirilis. Menurut pantauan di Twitter, keramaian EndGame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi terbangun sejak 1 Juni dan memuncak di 14 Juni.

Pantauan Netray mencatat ada 1.403 total kicauan yang didominasi sentimen negatif terhadap isu yang diangkat: TWK. Impresi pada topik ini mencapai 110.2K, dengan jangkauan lebih dari 23.3M akun.

Infografik di bawah memperlihatkan perbincangan warganet terkait topik TWK selama periode pantauan Netray.

Pendalaman isu pelemahan KPK

Isu TWK menyeret bahasan soal pelemahan KPK melalui revisi Undang-Undang (UU) KPK. Kita tahu revisi UU KPK ditolak keras hingga pecahnya demonstrasi besar di berbagai wilayah di Indonesia.

Bila diamati melalui Top Words di atas terlihat beberapa kosa kata yang digunakan warganet dalam pembahasan isu seputar TWK. Beberapa di antaranya: nobar, watchdoc, pelemahan, keren dan beberapa kosa kata lain.

Selain itu, pada Top Words di atas juga terlihat beberapa tagar yang digunakan warganet. Di antaranya: #belumlulustwk, #kpkendgame, #beranijujurpecat, dan #theendgame.

Melalui analisis yang dilakukan terhadap kicauan-kicauan terkait topik yang diangkat dalam film EndGame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi, terlihat sebagian besar warganet mengungkapkan perasaan sedih mereka.

Temuan Netray cocok dengan apa yang kami dapati di dimensi kehidupan nyata. Dalam liputan JURNALISME RASA berjudul Kami ke Lokasi Nobar 'KPK EndGame' dan Buktikan Sabotase Tak Bisa Gulung Layar yang Sudah Berkembang, kami menangkap keresahan yang sama.

Nobar the EndGame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi di Infus Coffee (Detha Arya Tifada/VOI)

Pada 6 Juni, sejumlah upaya 'pembredelan' terjadi terhadap konten-konten digital terkait film dokumenter the EndGame: Ronde Terakhir Melawan Korupsi. Dugaan sabotase juga dilakukan pada pihak-pihak yang menyelenggarakan nonton bareng (nobar) swadaya dan diskusi menyoal itu.

Dalam edisi JURNALISME RASA kali itu kami mendatangi Infus Coffee, salah satu lokasi nobar di Jakarta Selatan. Sabotase gagal meredam. Animo justru makin terpantik. Ryan, warga Bandung yang kami temui di lokasi mengungkap kekhawatiran terhadap kelangsungan KPK.

“Menurut gue, KPK ini adalah lembaga yang integritasnya masih idealis. Jadi kalau gue melihat KPK benar-benar independen begitu. Jadi lembaga ini emang benar patut dipertahankan. Kalau gue sama lembaga lain sudah kayak bodoh amat lah. Ngapain percaya lagi. Kalau KPK itu benar-benar manfaat banget gitu. Kalau KPK hancur, ya sudah, korupsi merajalela ini,” katanya.

Baca Informasi lain soal KPK atau baca tulisan menarik lain dari Yudhistira Mahabharata.

 

BERNAS Lainnya