Eks Pegawai KPK Optimis Partai Serikat Pembebasan Bisa Ikut Pemilu
Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK Rasamala Aritonang (Foto: Twitter: @paijodirajo)

Bagikan:

JAKARTA - Mantan Kepala Bagian Perancangan Peraturan dan Produk Hukum pada Biro Hukum KPK Rasamala Aritonang memastikan Partai Serikat Pembebasan adalah gagasan serius. Dia bahkan optimis partai itu nantinya bisa mengikuti pemilihan umum jika sudah terbentuk nanti.

"Harus dong (target ikut pemilu 2024 dan seterusnya, red)," kata Rasamala kepada wartawan yang dikutip Jumat, 15 Oktober.

Ia meyakini partainya itu bisa ikut dalam kontestasi politik apalagi Pemilu 2024 masih menyisakan waktu dua tahun. Selain itu, Rasamala beranggapan seluruh partai politik memang punya tujuan akhir yaitu mengikuti pemilihan umum.

"Semua partai dibentuk untuk mengikuti kontestasi dengan membawa program dan gagasannya dan kontestasi itu dalam demokrasi salah satunya dilakukan melalui pemilu," tegasnya.

Rasamala merupakan satu dari 57 pegawai KPK yang diberhentikan oleh Pimpinan KPK setelah gagal menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) akibat tak lolos Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Dia resmi tidak lagi bekerja di komisi antirasuah sejak 30 September.

Sebelumnya, keinginan mantan pegawai KPK ini untuk membuat partai bukan tanpa sebab. Rasamala menyebut partai politik adalah sebuah kendaraan strategis untuk melakukan perubahan dalam sistem demokrasi meski keberadaannya kerap dikritisi mayarakat.

Meski begitu, niatan pembentukan partai ini masih dalam tahapan pembicaraan dengan sejumlah pihak. Selain berdiskusi dengan para mantan pegawai KPK, Rasamala juga nantinya akan bertukar pandangan dengan tokoh bangsa.

Dia tak menampik upaya pendirian partai itu nantinya akan menemui jalur terjal. Hanya saja, Rasamala meyakini partai bentukannya itu nantinya bisa mendorong berbagai perubahan termasuk Indonesia yang bersih dari korupsi.

"Syarat pendirian partai politik kan memang rumit tapi layak dicoba. Kalau bisa terwujud (Partai Serikat Pembebasan), saya yakin kita bisa memberikan dorongan lebih kuat lagi untuk perubahan, dan kemajuan bagi indonesia tentu syaratnya Indonesia mesti bersih dari korupsi," ungkapnya.

Adapun Partai Serikat Pembebasan ini bermakna kebersamaan dan kekuatan kolektif sebagai suatu gerakan untuk membebaskan masyarakat dari belenggu kejahatan korupsi. Nantinya, partai tersebut akan memiliki ideologi Pancasila yang hakiki bukan sekadar jargon belaka.