COVID-19 Menggila di Tengah HUT Kota Jakarta, Anies: Kita Diuji dengan Pandemi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Diah Ayu Wardani/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Hari ini, 22 Juni Kota Jakarta ulang tahun ke-494. Ulang tahun Kota Jakarta kali ini ditengah kasus COVID-19 yang menggila dan varian baru dari India.

Bahkah, dua hari jelang HUT DKI atau pada Minggu 20 Juni kasus baru mencapai rekor terbanyak selama pandemi, yakni 5.582 kasus. Setelahnya, kasus baru masih menyentuh angka 5.014 pada Senin, 21 Juni.

Jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 1.918 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 32.060 orang. Sementara, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 479.043 kasus.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 439.007 dengan tingkat kesembuhan 91,6 persen. Lalu, ada total 7.976 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen.

Persentase hasil kasus positif atau positivity rate sepekan terakhir di Jakarta naik menjadi 26,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,3 persen. Padahal, WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.

Jumlah anak-anak di DKI Jakarta yang positif COVID-19 juga terus bertambah. Berdasarkan data sampai 20 Juni, anak-anak di bawah 18 tahun yang positif COVID-19 sebanyak 876 orang.

Keterisian tempat tidur atau bed occupation ratio (BOR) perawatan COVID-19 di Jakarta juga semakin menipis. BOR isolasi pasien COVID-19 saat ini mencapai 90 persen. 

Sementara, BOR ICU khusus COVID-19 mencapai 81 persen. Padahal, Pemprov DKI baru-baru ini sudah menambah jumlah mencapai total 10 ribu tempat tidur. 

Dalam memperingati HUT Jakarta di tengah pandemi, Gubernur DKI Jakarta menyebut tema yang diambil dalam peringatan HUT DKI tahun ini adalah 'Jakarta Bangkit'. Tema ini diambil karena Jakarta masih menghadapi situasi pandemi COVID-19.

"Tema peringatan HUT Jakarta tahun ini adalah 'Jakarta Bangkit'. Tema ini mengandung makna sebagai upaya pemulihan ekonomi, pemulihan kondisi kesehatan menuju kota ketahanan, berkelanjutan yang menggambarkan mimpi warga jakarta untuk bangkit," kata Anies dalam upacara peringatan HUT ke-494 Jakarta di Balai Kota DKI, Selasa, 22 Juni.

Anies memandang, Jakarta memfasilitasi hadirnya kehidupan yang lebih baik. Namun, saat ini semua pihak sedang menghadapi gelombang pandemi, hantaman krisis kesehatan, hingga ekonomi.

Karenanya, Anies mengingatkan semua masyarakat yang datang ke Jakarta harus berperan dalam menghadapi tantangan. Tujuannya, agar mendorong kemajuan bagi pribadi, keluarga, dan masyarakat yang berada di Ibu Kota.

"Karena itu saya ingatkan, ketika hadapi pandemi, mari kirimkan pesan pada diri kita, anak kita, anak dari anak-anak kita bahwa kita, generasi ini, adalah generasi tangguh, ulet, yang sanggup menghadapi tantangan," ungkap Anies.

"Allah menakdirkan angkatan ini menjadi angkatan yang siap menghadapi pandemi. Kita diuji dengan pandemi. Tapi kita semua yakin bahwa Allah tidak akan berikan kita ujian, cobaan, yang kita tidak sanggup menjalaninya," tambahnya.