Bagikan:

JAKARTA - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan pembukaan rute baru untuk kapal-kapal yang hendak melintas Selat Hormuz.

Xinhua pada Senin 20 April melaporkan rute untuk pelayaran internasional itu dinamakan "Koridor Larak", membentang dari selatan Pulau Hormuz hingga selatan Pulau Larak.

Adalah stasiun televisi pemerintah IRIB TV yang melaporkannya untuk pertamakali pengumuman Angkatan Laut IRGC ini pada Minggu 19 April waktu setempat.

Menurut laporan tersebut, "Koridor Larak" dapat digunakan oleh kapal pelayaran internasional setelah pembukaan kembali Selat Hormuz dan atas izin Angkatan Laut IRGC.

Jalur tersebut sepenuhnya berada di dalam perairan teritorial Iran, dan transit tanpa izin tidak mungkin dilakukan mengingat kendali ketat Angkatan Laut IRGC atas jalur air tersebut.

Selat Hormuz yang disebut Iran zona perang imbas serangan AS-Israel. (Wikimedia Commons)

Iran memperketat cengkeramannya di jalur seperlima bahan bakar minyak dan gas alam cair mulai 28 Februari, setelah serangan besar-besaran Israel dan Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran di hari yang sama.

AS baru-baru ini juga memberlakukan blokade menargetkan kapal-kapal yang pergi dan pulang dari pelabuhan Iran, setelah negosiasi perdamaian AS-Iran di Islamabad, Pakistan, mengalami kebuntuan.