JAKARTA - Iran memperkenalkan mekanisme baru bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz denganmewajibkan izin otoritas setempat.
Dilansir ANTARA dari Sputnik, Rabu, 6 Mei, kapal yang hendak melintas akan menerima email dari Persian Gulf Strait Authority (PGSA) berisi aturan transit, sebelum mengajukan izin resmi.
Setelah itu, kapal wajib memperoleh persetujuan PGSA untuk dapat melewati jalur strategis tersebut.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan seluruh pergerakan kapal sipil dan komersial di Selat Hormuz harus mengikuti rute yang ditetapkan.