JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth memperingatkan Pemerintahan Iran bahwa militer AS dalam posisi siaga siap berperang kembali jika Iran tidak menyepakati negosiasi dalam waktu dekat.
“Pasukan kami telah siap sedia secara maksimal untuk memulai kembali operasi tempur jika rezim Iran yang baru ini memilih dengan buruk dan tidak menyetujui kesepakatan," kata Hegseth dalam konferensi pers bersama Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine di Pentagon, Kamis 16 April, dikutip dari The Telegraph.
Hegseth mendesak Pemerintah Iran untuk memilih dengan bijak opsi di tengah gencatan senjata AS-Iran selama dua pekan dan buntunya putaran pertama perundingan damai di Islamabad.
Ia menegaskan opsi berperang kembali dengan Iran siap ditempuh AS jika kesepakatan dengan Pemerintahan Presiden AS Donald Trump tidak tercapai,
“Dan itulah yang kami desak pagi ini, agar rezim Iran yang baru ini memilih dengan bijak,” sambungnya.
Hegseth menambahkan, kekuatan AS dapat menandingi Iran jika opsi kembali berperang terjadi. “Ingat, ini bukan pertarungan yang adil,” ujarnya.